Berita

Presiden Prabowo Subianto di acara penutupan musyawarah nasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Hotel Ritz-Carlton Kuningan pada Kamis, 16 Januari 2025/Ist

Politik

Prabowo Curhat Enggak Enaknya Jadi Presiden, Dilarang Flu!

KAMIS, 16 JANUARI 2025 | 19:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengungkap pengalamannya setelah memimpin pemerintahan RI selama tiga bulan terakhir.

Dalam pidatonya di acara musyawarah nasional Kadin di Hotel Ritz-Carlton Kuningan pada Kamis, 16 Januari 2025, Prabowo mengatakan bahwa menjadi presiden itu tidak melulu tentang kenyamanan.

Ia bahkan tidak boleh sakit, karena pekerjaan yang menyangkut hajat hidup orang banyak menantinya setiap hari.


"Kamu kira jadi presiden enak. Jadi presiden tuh ga boleh flu tau gak?" ujarnya.

Sebelumnya Prabowo menyinggung polemik dualisme kepengurusan Kadin Indonesia antara Arsjad Rasjid dan Anindya Novyan Bakrie.

menyarankan agar siapapun yang menjadi pemimpin Kadin lebih kompak, adapun soal jabatan ketua menurut Prabowo itu bisa dilakukan secara bergantian.

"Pemimpin harus kompak, siapa nomor satu, dua, tiga, ga masalah. Nanti gantian saja iya kan. Gantian saja, jangan semuanya," ujarnya.

Prabowo menyebut Indonesia membutuhkan Kepala Kadin yang  dinamis, berani, dan inovatif. Menurutnya persaingan mutlak ada namun bisa dilakukan dengan cara yang baik demi mewujudkan kemakmuran bangsa.

"Persaingan bagus, tidak bersaing secara mematikan. Bersaing, ayo sama-sama menuju kemakmuran bersama, kita harus makmur, rakyat butuh kemakmuran, kemakmuran dipimpin oleh para pengusaha saudara-saudara sekalian," tegasnya.

Kadin Indonesia beberapa waktu lalu sempat diterpa konflik dualisme, setelah Anindya Bakrie tiba-tiba diangkat sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2024-2029 menggeser posisi Arsjad melalui Munaslub pada September 2024 lalu.

Akibat konflik tersebut, Kadin sempat terbelah menjadi dua kubu antara kubu Arsjad dan Anin.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya