Berita

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto/Ist

Bisnis

Program Revitalisasi Telkom Tingkatkan Kenyamanan Fasilitas Umum

KAMIS, 16 JANUARI 2025 | 17:07 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sebagai perusahaan digital telekomunikasi terdepan di Indonesia, turut mendukung tersedianya fasilitas sarana umum khususnya rumah ibadah, melalui program revitalisasi. 

Kegiatan revitalisasi ini merupakan bentuk kepedulian Telkom dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan sarana umum di dalam negeri secara merata.

Revitalisasi ini mencakup perbaikan fisik bangunan termasuk tempat wudhu dan toilet di kawasan rumah ibadah. Harapannya, masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman dan aman, sekaligus mendukung kegiatan keagamaan di lingkungan rumah ibadah. 


Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Telkom dalam pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin 9 yang berfokus pembangunan industri, inovasi, dan infrastruktur.

Sepanjang tahun 2024, Telkom telah sukses merevitalisasi empat lokasi rumah ibadah. Di antaranya, Mushola SMP Muhammadiyah Srumbung, Kab. Magelang, Masjid Al Ikhlas SMK PGRI 01 Sukorejo, Kab. Kendal, dan Masjid AA Wahab SMA Negeri 1 Kabila, Kab. Bone Bolango, serta Masjid Pondok Pesantren Nurul Huda, Kab. Bandung.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto menyatakan, kegiatan revitalisasi rumah ibadah merupakan bentuk komitmen Telkom untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat umum. 

“Di mana hal ini sejalan dengan prinsip ESG khususnya pada aspek sosial, salah satunya dengan pembaruan fasilitas umum untuk kenyamanan dan kepentingan bersama. Telkom berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan,” kata Hery dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis, 16 Januari 2025.

Dukungan Telkom dalam merevitalisasi fasilitas umum merupakan salah satu bentuk komitmen Telkom untuk terlibat secara langsung dan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat luas.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya