Berita

Gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk menggelar retreat bagi para kepala daerah terpilih terus mendapat dukungan/Istimewa

Politik

Gagas Retreat Kepala Daerah, Cara Prabowo Selaraskan Visi

KAMIS, 16 JANUARI 2025 | 12:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wacana Presiden Prabowo Subianto untuk mengadakan retreat bagi kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak 2024 mendapat dukungan dari Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA.

Menurut Anas, langkah ini merupakan cara strategis untuk memastikan visi antara pemerintah pusat dan daerah saling melengkapi demi tercapainya program-program prioritas.

"Pusat membutuhkan dukungan kepala daerah, begitu juga sebaliknya, kepala daerah memerlukan support dari pusat," kata Anas kepada RMOL, Kamis 16 Januari 2025.


Retreat ini penting untuk menyelaraskan visi pusat dan daerah. Keduanya harus berjalan beriringan agar tidak ada kebijakan yang tumpang tindih atau berbenturan.

Anas juga menekankan bahwa retreat ini bukan sekadar ajang pertemuan, melainkan forum strategis untuk menciptakan sinkronisasi kebijakan. 

Dia juga menyoroti pentingnya kolaborasi ini untuk merealisasikan program-program unggulan yang menyentuh kebutuhan rakyat.

"Terkhusus program makan bergizi gratis," sambungnya.

Anas pun berharap langkah ini dapat menjadi awal dari harmonisasi yang lebih solid antara pemerintah pusat dan daerah demi kemajuan bangsa.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga menggelar retreat yang diikuti para pembantunya di Kabinet Merah Putih yang berlangsung di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Oktober 2024.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya