Berita

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Letjen TNI (Purn) AM Putranto saat konferensi pers di kantornya pada Rabu, 15 Januari 2025/RMOL

Politik

Respons Usulan Dana Zakat untuk Program MBG, Kepala KSP: Sangat Memalukan!

RABU, 15 JANUARI 2025 | 17:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejumlah pihak mengusulkan agar dana zakat digunakan untuk memaksimalkan program makan bergizi gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah.

Merespons hal tersebut, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Letjen TNI (Purn) AM Putranto mengatakan pihaknya belum mendengar adanya rencana pemerintah menggunakan dana zakat untuk MBG.

"Sampai saat ini saya belum mendengar itu ya. Semua itu dari bapak presiden yang menentukan itu jadi sabar ya." ujarnya kepada awak media di Kantor KSP di Jakarta pada Rabu, 15 Januari 2025.


Putranto menyatakan bahwa program ini dijalankan berdasarkan ketulusan Presiden Prabowo Subianto dan telah dianggarkan dananya hingga Rp71 triliun. Sehingga dana di luar itu tidak akan digunakan.

"Presiden sudah berniat baik dan tulus untuk memberikan terbaik untuk bangsa Indonesia kepada siswa-siswa. ibu hamil, pondok pesantren, sudah dianggarkan sejumlah Rp71 triliun itu jadi enggak mengambil dana-dana itu (dana zakat)," tegasnya.

Menurut Putranto penggunaan dana zakat maupun dana lainnya untuk program MBG sangat memalukan, apalagi negara sudah menganggarkan dana besar dari APBN.

"(Penggunaan dana) Zakat itu sangat memalukan itu ya bukan seperti itu ya kami," kata dia.

Ketua DPD RI Sultan B. Najamuddin pada Selasa, 14 Januari 2025 menyarankan agar dana zakat yang dikumpulkan masyarakat bisa dialokasikan guna mendukung Program MBG.

"Saya melihat ada DNA dari negara kita, dari masyarakat Indonesia itu kan dermawan, gotong-royong. Nah kenapa enggak ini justru kita manfaatkan juga," kata Sultan dalam sebuah pernyataan.

Selain itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf juga mengusulkan dana infak dan sedekah pada lembaga pengelola dapat digunakan untuk mendukung Program MBG.

"Sebetulnya NU sendiri, Lazis NU sendiri, sekarang sedang kami minta untuk mengembangkan program-program pemanfaatan dana-dana infak dan sedekah itu untuk program-program yang kurang lebih tujuannya sama, program-program peningkatan gizi makanan untuk siswa," ujarnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya