Berita

Pakar ekonomi Dradjad Wibowo/Tangkapan layar

Politik

Drajad Wibowo Minta Presiden Perintahkan TNI Cabut Pagar Laut di Tangerang

RABU, 15 JANUARI 2025 | 08:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Prabowo Subianto diminta tegas terhadap aksi pemagaran laut di pesisir utara Tangerang yang melanggar aturan.

Pakar ekonomi Dradjad Wibowo meminta Presiden  memerintahkan TNI untuk mencabut seluruh pagar bambu tersebut.

“Saya meminta kepada Pak Presiden Prabowo, tolong segera perintahkan TNI untuk mencopot pagar itu,” kata Dradjad dalam acara Top Economy di Metro TV, bertemakan Usut Pagar Laut Siapa Takut, dikutip Rabu, 15 Januari 2025.


Ia mengatakan negara memiliki hak atas sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Jika pagar-pagar bambu sepanjang 30,16 kilometer itu tidak diketahui siapa pemiliknya, maka negara bisa turun tangan membereskan hal itu.

“Ini kan haknya negara, negara yang berkuasa, kalau tidak ada yang punya, tidak ada yang mengaku, ya tinggal cabut saja, orang itu tidak sah juga pembangunannya,” katanya.

Menurutnya, untuk mengetahui siapa pemiliknya akan menimbulkan perdebatan panjang.  Jika semua mengklaim, negara bisa mengambil alih dan mencabut pagar itu. Terlebih pembangunannya melanggar aturan.

“Daripada berpanjang-panjang, presiden kan ingin semuanya selalu bergerak cepat, langsung saja dicopot,” tuutpnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya