Berita

Mobil listrik/Net

Otomotif

Penjualan Mobil Listrik Global Melonjak 25 Persen, Tembus 17 Juta Unit

SELASA, 14 JANUARI 2025 | 14:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebanyak 17,1 juta unit mobil listrik, tidak termasuk model plug-in hybrid, tercatat telah terjual di sepanjang tahun 2024. Angka tersebut melonjak 25 persen dibanding periode sebelumnya.

Berdasarkan laporan dari lembaga riset Rho motion, penjualan mobil listrik melonjak di China yang merupakan pasar mobil listrik terbesar di dunia. Sementara industri kendaraan listrik (EV) Eropa mengalami penurunan.

"Sebanyak 11 juta unit terjual di China pada 2024, meningkat 40 persen dari tahun sebelumnya," kata Rho motion dalam laporannya.


Sementara itu, di Eropa, penjualan anjlok tiga persen menjadi tiga juta unit. Hal tersebut menghentikan tren pertumbuhan selama empat tahun beruntun.

Sektor EV Eropa diketahui terus tertekan karena penjualan di Jerman turun tajam setelah Berlin mencabut insentif. Namun, kebijakan batasan emisi yang lebih ketat dapat membantu penjualan mobil listrik di Benua Biru itu pada 2025.

"Insentif memiliki dampak yang signifikan terhadap penjualan," kata Manajer Data Rho Motion Charles Lester.

Di sisi lain, penjualan kendaraan listrik ikut meningkat di Amerika Serikat dan Kanada, naik sembilan persen menjadi 1,8 juta unit.

Meski demikian, Rho Motion mengatakan bahwa rencana Presiden terpilih AS Donald Trump untuk menghentikan insentif mobil listrik diprediksi akan berdampak pada penjualan EV di Negeri Paman Sam tersebut tahun ini.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya