Berita

Prabowo Subianto dan Jokowi/Ist

Politik

PDIP Diyakini sedang Mencegah Prabowo jadi Boneka Jokowi

SENIN, 13 JANUARI 2025 | 22:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diyakini tengah berupaya mencegah menuver Presiden ke-7 RI Joko  Widodo untuk mengendalikan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan menilai, tanda-tanda PDIP ingin melepas pengaruh Jokowi dalam pemerintahan Presiden Prabowo dapat dilihat publik.

Menurutnya, hal tersebut dapat terlihat dari pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menunjukkan hubungannya baik-baik saja dengan Presiden Prabowo meskipun berbeda haluan politik untuk saat ini.


"Sejauh ini, memang ada keinginan besar (dari PDIP) untuk memisahkan Prabowo dengan Jokowi," ujar  Yusak kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, pada Senin, 13 Januari 2025.

Dia memandang, PDIP memiliki keinginan untuk bersatu dengan koalisi pemerintahan Presiden Prabowo. Hanya saja, terdapat satu hal yang membuat sikap politik itu harus ditunda.

"Kalau Jokowi out atau pecah kongsi dengan Prabowo, saya kira PDIP akan masuk," tuturnya.

Maka dari itu, calon doktor ilmu politik di Universitas Nasional (Unas) itu meyakini, PDIP kini tengah melakukan sejumlah langkah untuk menyingkirkan pengaruh Jokowi terhadap Presiden Prabowo. 

"Untuk harapannya Prabowo bisa menjadi dirinya sendiri, bukan boneka Jokowi. Jadi itu juga yang diharapkan PDIP," demikian Yusak menutup.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya