Berita

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Dasco Bantah Hasto Tak Ditahan KPK Gara-gara Megawati Telepon Prabowo

SENIN, 13 JANUARI 2025 | 19:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Elite DPP Partai Gerindra membantah isu yang menyebutkan bahwa Sekjen DPP PDIP. Hasto Kristiyanto tak ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menelepon Presiden RI sekaligus Ketum Gerindra Prabowo Subianto. 

“Belum ada, belum ada (Prabowo ditelepon Megawati),” tegas Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 13 Januari 2025. 

Dasco juga mengaku bahwa banyak pihak yang menanyakan dirinya mengenai isu tersebut. Namun, ditegaskan Dasco, proses hukum sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum, termasuk KPK. 


Atas dasar itu, Dasco menyatakan bahwa hal-hal yang berkaitan dengan penegakan hukum sepenuhnya merupakan kewenangan institusi penegak hukum itu sendiri. Dengan kata lain, tidak ada kaitan dengan Prabowo maupun Partai Gerindra.

“Apa yang mungkin ditanyakan atau yang terjadi hari ini tentunya sudah melalui proses-proses yang terjadi di sana,” tuturnya. 

“Sehingga kalau ada pertanyaan, tidak ada hubungannya dengan Pak Prabowo atau Gerindra,” demikian Dasco.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto telah menjalani pemeriksaan dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus Harun Masiku selama kurang lebih 3,5 jam di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin, 13 Januari 2025.

Pantauan RMOL, Hasto yang didampingi pengacaranya, Maqdir Ismail, telah selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada pukul 13.25 WIB. Hasto sebelumnya sudah mulai diperiksa pada pukul 10.00 WIB.

Sempat beredar kabar, Hasto akan langsung dilakukan upaya paksa penahanan oleh KPK.
 
Namun, kabar itu terbantahkan saat Hasto keluar dari area Lobby Gedung Merah Putih KPK tanpa mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK. Hasto pun langsung disambut salaman dan pelukan dari para pengacara maupun massa pendukungnya yang sudah setia menunggu di Gedung Merah Putih KPK.

"Merdeka, merdeka, merdeka," teriak pendukung Hasto yang memenuhi pelataran Gedung Merah Putih KPK.

Setelah itu, Maqdir Ismail selaku kuasa hukum Hasto memberikan sedikit keterangan kepada wartawan. Sementara itu, Hasto sama sekali tidak menyampaikan pernyataan.

"Saya ingin sampaikan bahwa, proses pemeriksaan hari ini sudah selesai dilakukan untuk hari ini. Pemeriksaan selanjutnya akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan dari pihak penyidik," kata Maqdir kepada wartawan, Senin, 13 Januari 2025.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya