Berita

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto/RMOL

Hukum

Tegakkan Kepala, Hasto Kristiyanto Siap Ditahan KPK

SENIN, 13 JANUARI 2025 | 11:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dengan kepala tegak dan tersenyum, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto disebut siap jika dilakukan penahanan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional di DPP PDIP, Ronny Talapessy mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat kepada pimpinan KPK terkait permohonan penundaan pemeriksaan.

"Kita minta agar kita diberikan waktu agar kita bisa uji sah tidaknya status tersangka Mas Hasto Kristiyanto," kata Ronny kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin, 13 Januari 2025.


Saat disinggung soal upaya paksa penahanan yang berpeluang akan dilakukan tim penyidik kepada Hasto setelah diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan, Ronny memastikan jika Hasto selalu siap apapun yang terjadi.

"Segala sesuatunya Mas Hasto sudah sampaikan, sudah siap, dengan kepala tegak dan mulut tersenyum," pungkas Ronny.

Sebelumnya, setelah memberikan keterangan kepada wartawan saat hendak masuk ke area lobby Gedung Merah Putih KPK, Hasto enggan memberikan komentar saat ditanya kesiapan jika dilakukan penahanan.

Hasto Kristiyanto sudah menuju ruang pemeriksaan di lantai 2 Gedung Merah Putih KPK pada pukul 09.59 WIB. Hingga pukul 11.06 WIB, Hasto masih berada di ruang pemeriksaan.

Sementara itu, puluhan pengacara yang mendampingi Hasto datang ke KPK juga masih bertahan menunggu pemeriksaan Hasto sebagai tersangka selesai.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya