Berita

Wartawan senior Agi Beta dalam sebuah podcast bersama Hersubeno Arief/Repro

Politik

Berlebihan! Kunjungan Jokowi Dikawal 191 Polisi

MINGGU, 12 JANUARI 2025 | 23:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Joko Widodo alias Jokowi sudah hampir tiga bulan tidak lagi menjabat Presiden Republik Indonesia. Namun aktivitas serta keistimewaan yang diterimanya masih seperti saat menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Terbaru, Jokowi mengunjungi Bank Sampah Banjarnegara (BSB) di Desa Kasilib, Wanadadi, Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Senin 6 Januari 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi dikabarkan mendapatkan pengamanan ketat yang melibatkan 191 personel polisi.


Banyak pihak menganggap jumlah personel yang dikerahkan berlebihan, mengingat Jokowi sudah tidak lagi menjabat sebagai Presiden.

Mereka berpendapat bahwa pengamanan seperti ini tidak diperlukan, dan sebaiknya jumlah personel polisi yang besar dialokasikan untuk kegiatan atau wilayah yang lebih membutuhkan perhatian.

"Polres Banjarnegara melakukan apel persiapan karena Pak Jokowi mau datang. Hampir mirip seperti presiden mau datang," kata wartawan senior Agi Betha dalam sebuah podcast bersama Hersubeno Arief di kanal YouTube 'Off The Record FNN' yang dikutip Minggu 12 Januari 2025.

Bahkan, lanjut Agi, pertemuan tersebut diberi judul temu kangen Jokowi dengan warga. 

"Ini biaya negara yang harus dikeluarkan berapa nih (untuk membayar) ratusan apparat," kata Agi.

Padahal di sana Jokowi hanya untuk melihat semacam bank sampah. 

"Kalau negara berani mengeluarkan uang berarti apa dampak yang diterima rakyat, berapa pemasukan yang negara dapatkan," kata Agi.  








Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya