Berita

Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan/RMOL

Politik

Ini Alasan PDIP Masih Menahan Diri Gabung Pemerintahan Prabowo

SABTU, 11 JANUARI 2025 | 23:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, telah memberikan sinyal melalui pidatonya, akan bergabung dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Menurut Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan, pernyataan Megawati saat berpidato dalam acara perayaan HUT ke-52 PDIP, di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Jumat, 10 Januari 2025, memberitahukan Presiden Prabowo agar mahfum terkait arah politiknya. 

"Mega ingin agar Prabowo menghormati sikap politik PDIP yang belum bergabung secara resmi," ujar Yusak 
saat dihubungi RMOL, pada Sabtu, 11 Januari 2025. 

saat dihubungi RMOL, pada Sabtu, 11 Januari 2025. 

Dalam pandangan Yusak, ada dua alasan yang membuat Megawati harus menahan diri untuk tidak bergabung dengan pemerintahan Prabowo sekarang ini. 

"Soal belum bergabung, saya kira ada dua faktor utama. Pertama, tawaran Prabowo dianggap kurang menarik bagi PDIP terkait jatah kabinet," tuturnya. 

Dosen Ilmu Politik Universitas Pamulang itu meyakini ada faktor utama yang membuat Megawati dan PDIP belum berada di Kabinet Merah Putih. 

"Faktor kedua adalah soal posisi Jokowi yang masih mempengaruhi pemerintahan Prabowo, sehingga PDIP tidak nyaman bergabung dengan pemerintahan Prabowo," demikian Yusak menutup. 

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya