Berita

Pemerhati Telematika, Roy Suryo/Ist

Politik

Hasto Diduga Tahu Akal-akalan Jokowi Sembunyikan Utang

SABTU, 11 JANUARI 2025 | 02:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

.Dokumen rahasia diduga berisi skandal kasus besar yang menjerat para pejabat negara, disinyalir salah satunya adalah akal-akalan Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyembunyikan utang.

Dokumen rahasia tersebut milik Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang dititipkan kepada analis militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie di Rusia.

"Kalau dilihat kedekatan Hasto dulu dengan Jokowi, dia pasti ngerti (rahasia negara)," Pemerhati Telematika, Roy Suryo dalam podcast Forum Keadilan TV yang dikutip Sabtu 11 Januari 2025.


Dalam dokumen rahasia yang sudah dinotariskan di Rusia tersebut, Roy menduga salah satunya terkait utang negara yang tidak dibukukan.

"Dari ribuan triliun ada utang yang tidak dicatat. Itu kan bahaya banget kalau ada buktinya," kata Roy.

"Tapi konon Kemenkeu bilang itu utang swasta bukan pemerintah," sambungnya. 

Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mewariskan utang lebih dari Rp8.000 triliun ke Presiden Prabowo Subianto.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam buku APBN KiTa mencatat utang pemerintah mencapai Rp8.461,93 triliun per 31 Agustus 2024. Jumlah itu setara 38,49 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Rasio utang pemerintah disebut masih masih aman karena di bawah 60 persen dari PDB, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Berdasarkan porsinya, sebesar 88,07 persen atau Rp8.46193 triliun utang berasal dari Surat Berharga Negara (SBN) dan sebesar 11,93 persen atau Rp1.099,37 triliun berasal dari pinjaman.



Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya