Berita

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat, 10 Januari 2025/RMOL

Dunia

Perang Rusia-Ukraina Jadi Perhatian Prabowo

JUMAT, 10 JANUARI 2025 | 16:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perang Ukraina dan Rusia yang telah berlangsung hampir tiga tahun turut menjadi perhatian Presiden RI, Prabowo Subianto. 

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono menjelaskan bahwa sejak menjabat, Prabowo telah menyampaikan gagasan agar konflik berkepanjangan di Eropa tersebut bisa diselesaikan secara damai. 

"Di kawasan Eropa, perang di Ukraina juga menjadi perhatian Presiden Prabowo. Dan sejak awal, beliau telah menyampaikan usulan, gagasan, untuk menghentikan konflik di wilayah tersebut," ujar Menlu dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat, 10 Januari 2025.


Menurut Sugiono, dorongan Presiden untuk perundingan damai pada konflik Rusia-Ukraina mencerminkan visi global pemerintahan Prabowo yang berani dan inovatif. 

"Semua ini adalah esensi dari diplomasi Indonesia yang tidak hanya menjembatani, namun merupakan manifestasi dari kepemimpinan global Presiden Prabowo yang berani dan inovatif," tambah Menlu. 

Perang Ukraina menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer bulan November lalu. 

Kedua kepala negara berkomitmen menegakkan hukum internasional dan prinsip-prinsip Piagam PBB. Mereka mendorong dialog yang inklusif antara semua pihak demi mencapai perdamaian menjadi adil dan berkelanjutan.

Prabowo dan Starmer juga mendesak agar semua tawanan perang harus dibebaskan sesuai dengan hukum internasional.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya