Berita

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat, 10 Januari 2025/RMOL

Dunia

Menlu Tegaskan Posisi Indonesia di Laut China Selatan

JUMAT, 10 JANUARI 2025 | 14:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia terus berusaha mencari penyelesaian damai dan konstruktif atas sengketa wilayah di Laut China Selatan (LCS). 

Komitmen itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI, Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat, 10 Januari 2025.

Menlu menyebut sengketa LCS tidak bisa dikesampingkan, pasalnya secara geostrategis, Indonesia juga terletak dekat dengan titik konflik di kawasan tersebut. 


Oleh sebab itu, lanjut Menlu, Indonesia terus mengupayakan tercapainya stabilitas maritim di LCS melalui dialog konstruktif dan penyelesaian Kode Etik (CoC) LCS 

"Saya tegaskan bahwa posisi Indonesia adalah tetap mengutamakan penyelesaian berbagai ketegangan dan konflik secara damai, dan mencari langkah-langkah titik-titik temu di mana bisa dilaksanakan kerja sama yang saling menguntungkan," ujarnya.

Bukan tanpa alasan, dijelaskan Menlu, diplomasi di LCS merupakan bagian dari upaya Indonesia mencapai tujuan negara seperti yang tercantum di dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, termasuk kedaulatan wilayah.

Selain itu, Menlu menegaskan bahwa Indonesia secara konsisten akan berpegang teguh pada hukum internasional yang berlaku, termasuk Konvensi Hukum Laut UNCLOS 1982.

"Posisi Indonesia tetap konsisten dan berpegang teguh pada hukum internasional yang berlaku, termasuk Konvensi Hukum Laut UNCLOS 1982," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya