Berita

Jokowi dan Effendi Simbolon/Net

Politik

Repdem: Jokowi dan Effendi Simbolon Pecatan, Jangan Didengar!

JUMAT, 10 JANUARI 2025 | 00:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) yang merupakan salah satu Sayap PDIP, berang atas pernyataan mantan politikus senior PDIP, Effendi Simbolon, yang menginginkan Megawati Soekarnoputri mundur sebagai ketua umum banteng moncong putih. Hal itu disampaikan Effendi usai pertemuannya dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). 

Ketua Umum Repdem, Wanto Sugito alias Bung Klutuk menilai Effendi tak sepantasnya berbicara seperti itu, Apalagi Effendi dan Jokowi sudah bukan lagi kader PDIP. 

Menurutnya, upaya penggantian Megawati yang merupakan tokoh sentral dalam partai bukanlah hal yang layak dibicarakan. Apalagi setelah Jokowi dan Effendi berkhianat dengan mendukung calon-calon di luar garis kebijakan partai dalam Pilkada serentak 2024.


“Pernyataan Effendi setelah pertemuannya dengan Jokowi sangat jelas mencerminkan niat buruk untuk merongrong PDI Perjuangan. Tidak ada alasan yang sah bagi mereka untuk mencoba mengubah struktur kepemimpinan partai, apalagi mereka bukanlah bagian dari PDI Perjuangan. Orang yang sudah dipecat PDI Perjuangan jangan didengar,” tegas Wanto, dalam keterangan tertulis, Kamis 9 Januari 2025.

Bung Klutuk juga menyebut bahwa pertemuan antara Jokowi dan Effendi di Solo, meskipun dikatakan sebagai silaturahmi, lebih menunjukkan indikasi yang tidak positif. 

Dia menegaskan, Repdem bersama seluruh kader PDIP akan terus mendukung kepemimpinan Megawati dan berjuang untuk menjaga integritas partai.

“Kami tegaskan, upaya-upaya yang dilakukan oleh Jokowi dan Effendi, baik melalui pendekatan pribadi maupun politis, tidak akan pernah menggoyahkan kekuatan PDI Perjuangan. Kami akan melawan segala bentuk konspirasi yang bertujuan merusak soliditas dan perjuangan partai," tegas Bung Klutuk. 

"PDI Perjuangan tetap solid di bawah kepemimpinan Megawati, dan kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi mereka yang berniat menghancurkan partai ini, baik dari luar maupun dalam,” pungkasnya.

Lebih jauh, Bung Klutuk menekankan agar seluruh kader PDIP bersatu untuk tidak menghiraukan dan mendengarkan pernyataan-pernyataan siapapun yang sudah dipecat oleh partai seperti Jokowi dan Effendi Simbolon.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya