Berita

Kantor Presiden Chad/Net

Dunia

Kantor Presiden Chad Diserang, 19 Tewas

KAMIS, 09 JANUARI 2025 | 11:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kelompok bersenjata melancarkan serangan terhadap kompleks kepresidenan di ibu kota Chad, N'Djamena pada hari Rabu malam, 8 Januari 2024 waktu setempat.

Laporan AFP menyebut suara tembakan keras terdengar di sekitar kantor presiden. Semua jalan menuju gedung kepresidenan diblokir dan tank-tank terlihat di jalan-jalan.

Beberapa sumber keamanan mengatakan bahwa seorang komando bersenjata melepaskan tembakan di dalam gedung kepresidenan sekitar pukul 19.45 sebelum berhasil dilumpuhkan oleh pengawal presiden.


Pemerintah kemudian mengatakan 19 orang tewas dalam pertempuran itu, yang 18 di antaranya adalah anggota kelompok beranggotakan 24 orang yang melancarkan serangan.

"Ada 18 orang tewas dan enam orang terluka di antara para penyerang dan kami (pihak keamanan Chada) menderita satu kematian dan tiga orang terluka, satu di antaranya serius," kata juru bicara pemerintah dan Menteri Luar Negeri Abderaman Koulamallan.

Beberapa jam setelah penembakan, Koulamallah muncul dalam sebuah video di Facebook, dikelilingi oleh tentara, mengatakan bahwa situasi sepenuhnya terkendali dan upaya destabilisasi berhasil digagalkan.

Chad adalah negara terkurung daratan di bagian utara Afrika yang berada di bawah kekuasaan militer yang secara teratur diserang oleh kelompok ekstremis Boko Haram di wilayah Danau Chad.

Tembakan meletus kurang dari dua minggu setelah Chad mengadakan pemilihan umum yang disengketakan yang oleh pemerintah dipuji sebagai langkah penting untuk mengakhiri kekuasaan militer, tetapi itu ditandai dengan jumlah pemilih yang rendah dan tuduhan kecurangan dari pihak oposisi.

Beberapa jam sebelum bentrokan di Kantor Presiden, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Li bertemu dengan Presiden Mahamat Idriss Deby Itno dan pejabat senior lainnya.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Wall Street Menguat Ditopang Kebangkitan Saham Teknologi

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:11

Pemerintah Pastikan Beras Nasional Pasok Kebutuhan Jamaah Haji 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:07

KPK Akan Panggil Lasarus dan Belasan Anggota Komisi V DPR Terkait Kasus Suap DJKA

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:49

Harga Emas Dunia Melejit, Investor Antisipasi Kebijakan The Fed 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:36

Menhaj Luncurkan Program Beras Haji Nusantara

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:18

Raja Charles Siap Dukung Penyelidikan Polisi soal Hubungan Andrew dan Epstein

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:15

Prabowo Paham Cara Menangani Kritik

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:09

Saham UniCredit Melejit, Bursa Eropa Rebound ke Level Tertinggi

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:00

Suara Sumbang Ormas

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:57

Dirut BPR Bank Salatiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:40

Selengkapnya