Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

S&P 500 Menguat Saat Wall Street Ditutup Mixed Jelang Rilis Data Pekerjaan AS

KAMIS, 09 JANUARI 2025 | 09:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks S&P 500 naik 0,16 persen saat bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street, New York, berakhir nyaris datar pada perdagangan Rabu 9 Januari 2024 waktu setempat.

Investor menahan diri untuk tidak membuat taruhan besar dan terus mencerna dampak dari dua data pekerjaan yang saling bertentangan serta menilai laporan yang mengatakan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang mempertimbangkan deklarasi darurat ekonomi nasional terhadap inflasi.

Dikutip dari Reuters, S&P 500 naik 0,16 persen ke 5.918,23. Sedangkan Dow Jones Industrial Average menguat 0,25 persen menjadi 42.635,20. Sementara Nasdaq Composite melemah 0,06 persen menjadi 19.478,88.


Tiga indeks utama ini sedang dalam laju penurunan mingguan kedua berturut-turut.

Delapan dari 11 sektor S&P 500 membukukan kenaikan, dipimpin oleh indeks layanan kesehatan dengan kenaikan 0,53 persen. 

Indeks Russell 200, yang melacak perusahaan-perusahaan kecil yang fokus di dalam negeri turun 0,52 persen. 

Microsoft naik 0,52 persen, sedangkan Alphabet dan Meta masing-masing turun 0,79 persen dan 1,16 persen.

Pasar saham AS akan ditutup pada Kamis 9 Januari waktu setempat untuk memperingati hari berkabung nasional bagi mantan Presiden Jimmy Carter. Pasar obligasi akan ditutup pada pukul 2 siang waktu New York.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya