Berita

Pemerhati politik Rocky Gerung/Net

Politik

Dinasti Politik Jokowi Diprediksi Rampung Buntut Rilis OCCRP

RABU, 08 JANUARI 2025 | 12:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dinasti politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo diprediksi tidak akan bersinar pada pesta demokrasi 2029, lantaran munculnya isu tokoh terkorup dunia dan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (PT) oleh Mahkamah Konstitusi (MK). 

Prediksi tersebut disampaikan pemerhati politik Rocky Gerung, dalam tayangan ulang wawancaranya bersama jurnalis senior Herasubeno Arief, di kanal Youtube-nya, diakses RMOL, pada Rabu 8 Januari 2025.

Rocky menjelaskan, isu Jokowi sebagai salah satu tokoh politik dunia terkorup yang diangkat Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP), menegasikan citra positif ayah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu yang menurutnya dibentuk oleh buzzer-buzzer. 


Di samping itu, Rocky juga menganggap penghapusan preshold secara tidak langsung menutup kemungkinan adanya cawe-cawe Jokowi di Pilpres 2029, seperti yang dibincangkan publik meskipun sekadar isu. 

"Bahwa memang pada akhirnya peristiwa OCCRP, peristiwa 0 persen (penghapusan PT) ini semacam keputusan sejarah, bahwa era Jokowi itu sudah betul-betul selesai," ujar Rocky. 

Mantan dosen filsafat di Universitas Indonesia (UI) itu tetap memandang adanya kemungkinan lain, yaitu ada upaya dari kroni-kroni Jokowi untuk tetap mengkondisikan atau pengaturan kontestasi Pilpres 2029 bisa dilakukan, walaupun PT telah dihapus MK. 

"Dia (Jokowi) masih bisa menggeliat," sambungnya menegaskan. 

Hal yang paling mungkin, menurut Rocky, adalah dimunculkan sesosok elite politik yang bisa menjadi kepanjangan tangan dinasti Jokowi. 

"Dan bisa ada boneka baru juga yang dimunculkan atau mungkin titisan dari boneka lama dijadikan semacam asuhan baru dari oligarki," demikian Rocky.




Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya