Berita

Keluarga Presiden ke-7 RI, Joko Widodo/RMOL

Hukum

KPK Pastikan Belum Ada Penyidikan Dugaan Korupsi Terkait Jokowi dan Keluarga

RABU, 08 JANUARI 2025 | 00:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan hingga saat ini belum ada perkara di tahap penyidikan terkait dugaan korupsi yang dilakukan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dan keluarganya.

Hal itu dipastikan Jurubicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, setelah kedatangan sejumlah aktivis yang tergabung dalam Nurani '98 yang meminta KPK menindaklanjuti beberapa laporan yang sudah dilayangkan terkait dugaan korupsi Jokowi dan keluarga.

"Sampai dengan saat ini belum ada perkara dimaksud di tahap penyidikan. Apakah itu sudah naik ke tahap penyelidikan atau masih proses penelaahan di PLPM, saya juga tidak memiliki akses ke sana karena sifatnya rahasia," kata Tessa kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa, 7 Januari 2025.


Tessa memastikan, laporan masyarakat akan ditindaklanjuti apabila KPK mendapatkan alat bukti dugaan tindak pidana korupsi yang menjadi kewenangan KPK.

"Tidak semua hal atau tindakan penelaahan di tingkat pelaporan maupun penyelidikan bisa dibuka ke publik, karena sifatnya juga ada yang sifatnya tertutup," terang Tessa.

Tessa memastikan, sesuai dengan kebijakan pimpinan KPK saat ini di bawah kepemimpinan Setyo Budiyanto dkk, KPK akan segera mengumumkan secara resmi kepada publik ketika menetapkan tersangka.

"Jadi kita tunggu saja, kalau seandainya memang proses tersebut ada, nanti kita akan sampaikan. Tetapi yang jelas belum ada perkara dimaksud di tahap penyidikan sampai dengan saat ini," pungkas Tessa.

Jokowi dan keluarganya sudah beberapa kali dilaporkan berbagai elemen masyarakat ke KPK. Seperti dugaan KKN dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sang anak, Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka; dugaan penggunaan pesawat jet pribadi oleh Kaesang dan menantu Jokowi, Bobby Nasution; maupun terkait Blok Medan yang menyeret nama Bobby Nasution dan putri Jokowi, Kahiyang Ayu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya