Berita

Rocky Gerung pada kanal youtube FNN/Repro

Politik

Rocky Gerung: Jokowi Dibusukkan Sistemnya Sendiri

SELASA, 07 JANUARI 2025 | 22:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden ke-7 RI Joko Widodo masih menjadi perbincangan hangat, sejak dinobatkan sebagai salah satu tokoh terkorup dunia oleh Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP).

Pemerhati politik, Rocky Gerung memandang, wacana yang dimunculkan OCCRP merupakan buah dari tindakan politik yang selama ini dilakukan Jokowi sendiri.

"Bahwa Jokowi itu sebetulnya dari awal itu dihidupkan oleh pemujaan. Jadi beliau tidak sadar dipuji dan dipuja melambungkan seluruh pencitraan dan akhirnya jatuh, tersungkur," tutur Rocky melalui Forum News Network (FNN) yang dipandu Jurnalis Senior Hersubeno Arief, di kanal Youtube Rocky Gerung, pada Selasa, 7 Januari 2024.


Menurutnya, nominasi OCCRP terhadap Jokowi sebagai salah satu tokoh terkorup dunia, secara tidak langsung menunjukkan fenomena "Paradoks Efek Pygmalion".

Rocky menjelaskan, paradoks efek pygmalion adalah sebuah ekspektasi yang tinggi terhadap orang lain akan menghasilkan hasil yang lebih baik, tetapi kemungkinan besar justru akan mengecewakan.

"Jadi dulu ada seorang pematung, dia buat patung yang sangat cantik, akhirnya dia jatuh cinta pada patung itu. Begitu juga para pemuja yang memuja-muja patung yang kemudian diruntuhkan oleh sistem internasional," ujar Rocky menilai kondisi Jokowi pasca wacana OCCRP muncul.

Fatalnya, mantan dosen filsafat Universitas Indonesia (UI) itu memperkirakan, biaya yang dihabiskan Jokowi untuk membentuk citra positif di masyarakat runtuh seketika karena isu dari OCCRP.

"Dan itu yang memungkinkan kita lihat bagaimana lembaga-lembaga survei itu sebetulnya dari awal adalah para pembisik Jokowi dengan motif yang membusukkan beliau," katanya.

Oleh karena itu, Rocky menilai Jokowi telah menuai hasil dari yang dilakukannya selama berpolitik hingga sampai ke puncak kariernya sebagai Presiden ke-7 RI.

"Jadi Jokowi dibusukkan oleh sistemnya sendiri, dibusukkan oleh lembaga survei, dibusukkan oleh influencer, dan seterusnya. Jokowi saat ini benar-benar menghadapi situasi yang sebelumnya tidak pernah dia bayangkan dan juga tidak dia perhitungkan," ucapnya.

"Ini kan kalau di dunia internasional dia dikejutkan dengan nominasi OCCRP, yang ini enggak bisa dengan cara mengkonsolidasi media-media di Indonesia untuk men-take down berita-berita yang berkaitan dengan OCCRP, atau bahkan kemudian memelintir berita berkaitan dengan OCCRP," tambah Rocky menyindir.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya