Berita

Perumda Pembangunan Sarana Jaya/Ist

Bisnis

Sarana Jaya Berpeluang Makin Moncer pada 2025

SELASA, 07 JANUARI 2025 | 09:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hasil positif yang diraih Perumda Pembangunan Sarana Jaya pada 2024 diapresiasi.

Pada Agustus 2023, keuangan perusahaan bersejarah milik Jakarta ini minus alias rugi Rp98 miliar. Namun setahun kemudian perusahaan menjadi untung Rp30 miliar.

"Di tengah guncangan ekonomi, raihan Perumda Pembangunan Sarana Jaya tentu sangat baik," kata Aktivis Civiel Society Jakarta, Andriansyah dalam keterangannya, Selasa 7 Januari 2025.


Dengan aset mencapai Rp6,5 triliun, Sarana Jaya tercatat sebagai BUMD pertama di Jakarta yang menerapkan standar ISO 55001:2014 terkait Sistem Manajemen Aset.

Dalam rangka mendiversifikasi lini bisnis properti, Sarana Jaya juga mulai berinovasi dengan mengeluarkan produk cat bernama Warna Jaya Paint.

Ke depan, Sarana Jaya juga akan melebarkan sayapnya tidak hanya mengembangkan properti secara fisik, tetapi juga mengelola bangunan. 

Bahkan pada 2024, Dirut Sarana Jaya Andira Reoputra mendapat penghargaan Tokoh Pendorong Inovasi Bidang Properti dalam ajang detikcom Awards 2024 yang digelar di The Westin, Jakarta Selatan.

"Dengan semua potensinya, pada 2025 diharapkan Sarana Jaya makin mempertebal keuntungannya," kata Andriansyah.




Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

UPDATE

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei

Jumat, 05 Juni 2026 | 08:19

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:52

Emas dan Perak Menguat Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:40

BEI Bidik Dana Besar dari Dalam dan Luar Negeri demi Topang IHSG

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17

Bursa Eropa Hijau, Saham Bank dan Airbus Pimpin Reli

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:06

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Kenaikan Bahan Baku Berimbas terhadap Industri Makanan dan Minuman

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:54

Artis Fabiola Gabung Sindikat Penipuan Online

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:43

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:28

Inflasi Kehormatan Letkol Teddy Indra Wijaya

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:08

Selengkapnya