Berita

Shin Tae Yong/Net

Politik

Shin Tae-yong Dipecat, Komisi X DPR Segera Panggil PSSI

SENIN, 06 JANUARI 2025 | 15:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi X DPR RI menjadwalkan pemanggilan terhadap pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) setelah memecat Shin Tae-yong (STY) dari pelatih Timnas Indonesia.

“Insya Allah dalam waktu dekat kami akan undang PSSI, dalam rangka usulan naturalisasi sekaligus menanyakan hal ini,” ujar Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani kepada wartawan, Senin, 6 Januari 2025.

Mengenai pemecatan STY sendiri, Lalu menyatakan bahwa pihaknya menghormati apa yang telah diputuskan oleh PSSI. Ia meyakini PSSI mempunyai pertimbangan yang matang mengenai pemecatan tersebut.


“Tentu kami menghormati keputusan PSSI. Pasti pssi punya pertimbangan dan target terutama untuk tembus piala dunia,” kata Politikus PKB ini.

Lebih jauh, Lalu berharap pengganti STY bisa membawa Timnas Indonesia lolos Piala Dunia 2026 dan bisa membawa Skuad Garuda bisa semakin baik ke depannya.

“Kami berharap pengganti STY harus lebih baik dan mampu membawa Indonesia lolos sebagai peserta di piala dunia,” tuturnya.

Meski begitu, Lalu sebetulnya menyayangkan pemecatan terhadap STY. Sebab, harus diakui bahwa hari ini STY sudah mampu merubah Timnas menjadi tim yang luar biasa dan diperhitungkan oleh negara lain.

“Tapi sekali lagi kami hormati keputusan PSSI dan meminta PSSI agar pelatih pengganti STY harus lebih bagus dan mampu membawa Indonesia masuk piala dunia 2026,” pungkasnya.

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah resmi memecat Shin Tae Yong (STY) sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan terima kasih kepada pelatih asal Korea Selatan itu yang telah memberikan dedikasi terbaiknya kepada Squad Garuda.

“Saya mengucapkan sekali lagi terima kasih,” ucap Erick dalam jumpa pers hari ini, Senin, 6 Januari 2025.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya