Berita

Bursa Efek Indonesia/RMOL

Bisnis

Emiten Tepung Roti Ini Bakal Melantai di Bursa, Lepas 291 Juta Lembar Saham

SENIN, 06 JANUARI 2025 | 15:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Emiten produsen tepung roti PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Januari 2025 mendatang. 

BRRC menetapkan harga penawaran saham perdana (IPO) pada harga Rp210 per lembar dari harga kisaran sebelumnya Rp200-210 per lembar.

Menurut prospektus Perseroan, saham yang akan dilepas adalah 291.500.000 lembar atau 30 persen. Masa penawaran umum saham ini berlangsung hingga 7 Januari 2025.


Dengan begitu, Raja Roti Cemerlang bakal memperoleh dana sebesar Rp 61,21 miliar yang 100 persen kan digunakan untuk modal kerja.

Saham yang ditawarkan dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham adalah saham baru yang dikeluarkan dari portepel Perseroan, yang akan memberikan hak yang sama dan sederajat kepada pemegang saham lainnya dari Perseroan yang telah ditempatkan dan disetor penuh, termasuk antara lain hak atas pembagian dividen dan hak untuk mengeluarkan suara dalam RUPS.

Pada aksi korporasi ini, calon emiten dengan kode ticker BRRC telah menunjuk NH Korindo Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Selain saham, Raja Roti Cemerlang (BRRC) juga akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 145.750.000 waran seri I secara gratis bagi pemegang saham baru. Setiap pemegang 2 saham baru berhak memperoleh 1 waran seri I.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya