Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Harga Emas Dunia Meredup di Awal Pekan, Investor Cermati Data Ekonomi AS

SENIN, 06 JANUARI 2025 | 14:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas melemah pada perdagangan Senin siang, 6 Januari 2025.. 

Dikutip dari Reuters, harga emas spot turun 0,31 persen menjadi 2.632,12 Dolar AS per ons.  Sementara emas berjangka Amerika Serikat turun 0,46 persen menjadi 2.642,40 Dolar AS. 

Analis mengatakan, perkembangan data ketenagakerjaan Amerika minggu ini dapat menjadi kunci apakah emas akan keluar dari kisarannya saat ini.


Investor terus menantikan serangkaian data ekonomi Amerika, termasuk laporan nonfarm payrolls Desember, untuk arahan lebih lanjut mengenai sikap Federal Reserve terhadap suku bunga.

"Ada banyak data Amerika yang akan dirilis pekan ini (termasuk data Indeks Manajer Pembelian Non-Manufaktur Institute of Supply Management), setiap penurunan yang tidak sesuai ekspektasi dapat memukul Dolar AS dan membantu emas," kata Tim Waterer, Kepala Analis KCM Trade.

Laporan ketenagakerjaan Amerika, yang akan dirilis Jumat, diprediksi dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai prospek suku bunga the Fed setelah bank sentral mengguncang pasar bulan lalu dengan mengurangi proyeksi pemangkasan suku bunga untuk 2025.

Perak spot turun 0,2 persen menjadi 29,57 Dolar AS per ons. Platinum berkurang 0,7 persen menjadi 931,30 Dolar AS dan Paladium melemah 0,4 persen jadi 918,22 Dolar AS.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya