Berita

Ilustrasi program Makan Bergizi Gratis/Istimewa

Presisi

Ditlantas Polda Aceh Jamin Kelancaran Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah

SENIN, 06 JANUARI 2025 | 01:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Program Makan Bergizi Gratis untuk anak-anak sekolah di Aceh yang akan dilaksanakan serentak pada Senin, 6 Januari 2025, mendapat dukungan penuh dari Polda Aceh. 

Untuk menjamin kelancaran distribusi makanan ke sekolah, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) di seluruh wilayah Aceh akan melakukan pengawalan khusus.

"Kami di Ditlantas Polda Aceh telah mempersiapkan langkah strategis untuk mendukung distribusi program makan siang bergizi gratis ini. Koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait telah kami lakukan untuk memastikan waktu pelaksanaan berjalan sesuai rencana," ujar Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Aceh, Kombes M. Iqbal Alqudusy dalam keterangan persnya yang dikutip RMOLAceh, Ahad, 5 Januari 2025.


Iqbal menegaskan, keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh kualitas logistik, tetapi juga oleh kelancaran distribusi hingga ke sekolah-sekolah tujuan. Untuk itu, Polantas akan memberikan pengawalan penuh demi memastikan keamanan dan ketepatan waktu distribusi.

Menurut Iqbal, program makan siang bergizi gratis ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan gizi anak-anak sekolah. 

Iqbal menjelaskan bahwa program ini mencerminkan sinergi dan tanggung jawab bersama antara pemerintah, kepolisian, dan instansi terkait lainnya. 

"Kami percaya program seperti ini adalah langkah konkret dalam membangun generasi yang sehat dan cerdas, serta menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam kehidupan masyarakat," tambahnya.

Iqbal menegaskan bahwa Ditlantas Polda Aceh akan terus memberikan pelayanan terbaik di lapangan demi mendukung setiap program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi harapan masa depan bangsa.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya