Berita

Menteri Luar Negeri Suriah, Asaad al-Shaibani/Net

Dunia

Jajaran Menteri Baru Suriah Lakukan Kunjungan Perdana ke Qatar

MINGGU, 05 JANUARI 2025 | 18:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejumlah menteri dari pemerintahan transisi Suriah tiba di Qatar dalam kunjungan kenegaraan perdananya pada Minggu, 5 Januari 2025. 

Menurut laporan SANA, delegasi menteri Suriah yang datang ke Doha terdiri dari Menteri Luar Negeri Asaad al-Shaibani, Menteri Pertahanan Morhaf Abu Kasra, dan Kepala Intelijen yang baru, Anas Khattab.

Dikatakan bahwa delegasi tersebut akan membahas dengan para pejabat Qatar prospek kerja sama dan koordinasi antara kedua negara.


Al-Shaibani dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan pejabat Qatar, termasuk Menteri Luar Negeri Mohammed al-Khulaifi, dalam perjalanan pertamanya ke negara Teluk tersebut. 

Kunjungan tersebut dilakukan hampir dua minggu setelah al-Khulaifi melakukan perjalanan ke Damaskus untuk mengadakan pembicaraan dengan pejabat dari pemerintahan baru.

Qatar adalah negara kedua, setelah Turki, yang membuka kembali kedutaannya di ibu kota Suriah setelah penggulingan Presiden Bashar Assad.

Pemerintah baru Suriah sangat menginginkan investasi dari negara-negara Teluk yang kaya untuk membantu membangun kembali infrastruktur negara itu dan meningkatkan ekonomi, yang hancur akibat perang selama lebih dari satu dekade.

Dalam sebuah pernyataan di X, Shaibani pada hari Jumat, 3 Januari 2025 mengatakan bahwa ia akan mengunjungi Qatar, Uni Emirat Arab, dan Yordania dalam beberapa hari mendatang.

"Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan kontribusi untuk mendukung stabilitas, keamanan, pemulihan ekonomi, dan membangun kemitraan yang terhormat," tulis Menlu Suriah di X, seperti dimuat Al Jazeera.

Shaibani memulai perjalanan luar negeri pertamanya ke Arab Saudi pada hari Rabu, 1 Januari 2025 di mana pejabat Saudi membahas cara terbaik untuk mendukung transisi politik Suriah.

Sementara itu pada hari Jumat, 3 Januari 2025 pemimpin de facto Suriah Ahmed al-Sharaa dan Perdana Menteri sementara Lebanon Najib Mikati sepakat melalui panggilan telepon untuk memulihkan ketenangan di perbatasan sepanjang 375 km setelah bentrokan antara tentara Lebanon dan orang-orang bersenjata Suriah yang menyebabkan lima orang terluka.

Al-Sharaa memimpin kelompok Hayat Tahrir al-Sham (HTS), yang memimpin perebutan Damaskus dari kekuasaan al-Assad bulan lalu.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya