Berita

Ilustrasi Ujian Nasional/Net

Politik

Komisi E DPRD Jatim Dukung Ujian Nasional Kembali Diberlakukan pada 2026

SABTU, 04 JANUARI 2025 | 04:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengumumkan rencana pemberlakuan kembali Ujian Nasional (UN) pada tahun ajaran 2025/2026. Keputusan ini diambil setelah evaluasi terhadap kebijakan pendidikan yang diterapkan oleh pemerintahan sebelumnya. 

Ujian Nasional yang telah ditiadakan sejak 2021 tersebut kemungkinan akan diterapkan kembali dengan sistem yang lebih berbeda dan disesuaikan dengan perkembangan pendidikan saat ini.

Kebijakan pengembalian Ujian Nasional ini mendapat dukungan penuh dari anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo. Menurutnya, Ujian Nasional lebih baik dibandingkan dengan sistem zonasi yang diterapkan sebelumnya.


"Ujian Nasional lebih memaksa siswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh, sementara sistem zonasi mengukur jarak, bukan kemampuan siswa," ujar Rasiyo, diwartakan RMOLJatim, Jumat, 3 Januari 2025.

Rasiyo, yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur ini menjelaskan, pemberlakuan kembali Ujian Nasional akan memberikan standar kualitas pendidikan yang lebih jelas.

"Kami masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat tentang bagaimana teknisnya, namun bisa dipastikan bahwa Ujian Nasional nanti tidak akan seberat yang dulu. Yang penting adalah mendorong anak-anak untuk belajar dan memberikan pengawasan dari orang tua," tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa kebijakan Ujian Nasional ini bukanlah sebuah kemunduran dalam dunia pendidikan.

"Sistem zonasi memang baik untuk memetakan jumlah lembaga pendidikan, namun jumlah sekolah negeri kita masih kurang. Ini yang harus diperbaiki," jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno. Menurutnya, Ujian Nasional dapat berfungsi sebagai standar kelulusan siswa.

"Sekarang ini, seluruh pekerjaan saja ada standarnya, mengapa pendidikan tidak ada? Saya sangat sepakat jika Ujian Nasional diberlakukan kembali," tegasnya.

Sri Untari juga mengungkapkan dukungannya terhadap penghapusan sistem zonasi. Menurutnya, sistem ini kurang efektif dan tidak memberikan pilihan terbaik bagi siswa. 

"Kalau zonasi dihapus, saya malah senang. Sistem ini memang bertujuan untuk pemerataan, tetapi kenyataannya sekolah negeri kita masih terbatas. Jika kita mendirikan sekolah negeri baru, sekolah swasta bisa protes.

Maka, yang lebih baik adalah mendorong sekolah swasta untuk meningkatkan kualitasnya sehingga bisa bersaing dengan sekolah negeri," ujar Sri Untari.

Meskipun masih dalam wacana, banyak anggota Komisi E DPRD Jawa Timur yang menyambut positif pemberlakuan kembali Ujian Nasional dan berharap agar kualitas pendidikan di daerah bisa terus meningkat dengan adanya standar yang jelas.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya