Berita

Rapat kerja Panja Haji 2025 dengan Dirjen PHU/RMOL

Politik

Panja Haji 2025 Minta Kemenag Dahulukan Jemaah Sepuh

JUMAT, 03 JANUARI 2025 | 22:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah Arab Saudi bakal memberlakukan aturan baru, salah satunya membatasi usia jemaah yang akan berangkat haji termasuk dari Indonesia.

Anggota Panja Haji 2025 Selly Gantina meminta Dirjen Haji Hilman Latief berdialog dengan otoritas pemerintah haji Arab Saudi untuk memberikan pemahaman bahwa mayoritas jemaah Indonesia masuk fase lansia.

“Kita memberikan argumen yang sangat matang, karena bagaimanapun juga hari ini kita mengetahui hampir 80 persen jamaah kita ini orang-orang yang sudah sepuh,” kata Selly dalam rapat kerja bersama Dirjen PHU, di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jumat, 3 Januari 2025.


Namun, jika hal itu tidak memungkinkan dan Arab Saudi tetap memberlakukan aturan batas usia, maka ia meminta agar Dirjen PHU mendahulukan para jemaah yang sudah sepuh tersebut.

“Kalau memang akan ada pembatasan usia, maka sebaiknya kita usahakan yang berangkat haji yang tahun sekarang adalah yang usianya di atas 70 sampai 80 tahun dulu, dengan tidak mengurangi rasa hormat,” katanya

Menurutnya, langkah tersebut lebih baik meskipun para jemaah lansia tersebut baru mendaftar di Kemenag, untuk menghindari pembatalan keberangkatan haji dikarenakan faktor usia itu.

“Karena mungkin kalau mereka dibiarkan waiting list nya masih 20 tahun lagi 15 tahun lagi keburu usia mereka 100 tahun sudah tidak bisa berangkat kalau memang itu menjadi kebijakan pemerintah Saudi Arabia,” tutupnya.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya