Berita

Presiden RI, Prabowo Subianto/Net

Politik

Lewat Sri Mulyani, Prabowo Beri Pesan untuk Pelaku Bursa Efek Indonesia

KAMIS, 02 JANUARI 2025 | 12:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI, Prabowo Subianto batal menghadiri peresmian Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 2 Januari 2025.

Kendati demikian, Prabowo tetap menitipkan pesan untuk seluruh palaku BEI melalui pidato Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati yang hadir menggantikannya dalam peresmian tersebut.

Dikatakan Sri Mulyani, Presiden RI memberi salam kepada seluruh hadirin BEI dan mengucapkan selamat Tahun Baru 2025.


"Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto yang beliau menyampaikan salam untuk seluruh pelaku Bursa Efek Indonesia dan seluruh hadirin yang hadir pada hari ini, serta beliau juga menyampaikan selamat tahun baru 2025," ujarnya.

Prabowo juga berpesan agar Indonesia memasuki tahun baru dengan membangkitkan rasa optimisme dalam menjaga perekonomian bangsa.

"Agar kita mampu terus semakin tangguh semakin resilient, dan tentu makin menyejahterakan masyarakat secara adil di tengah perekonomian global yang tadi telah disampaikan oleh Pak Mahendra sangat-sangat dinamis dan tidak predictable," kata Sri Mulyani.

Di akhir sambutannya, Sri Mulyani kembali menyampaikan pesan Prabowo tentang kekayaan alam yang dimiliki Indonesia agar dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan rakyat Indonesia.

"Dengan kekayaan negara dan amanat para pendiri bangsa kita untuk terus mengelola perekonomian Indonesia dengan asas kekeluargaan, itu artinya kita harus terus peka terhadap kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," ucapnya.

Sri Mulyani harap para pelaku sektor jasa keuangan bisa ikut bersama pemerintah untuk menjaga dan memperkuat perekonomian Indonesia.

"Saya berharap pesan dari bapak presiden yang sudah sering disampaikan terutama untuk komunitas sektor jasa keuangan, juga bisa memiliki gelombang yang sama dengan pemerintah sehingga kita bersama-sama ayo jaga Indonesia, perkuat Indonesia," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya