Berita

Presiden RI Prabowo Subianto/Ist

Politik

Bikin Rugi, Prabowo Tak Perlu Tanggapi Kritik Sinis

KAMIS, 02 JANUARI 2025 | 08:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden RI Prabowo Subianto diharapkan untuk tetap fokus pada tugas dan agenda pemerintahannya, meskipun belakangan ini banyak muncul kritik dan pernyataan sinis yang diarahkan kepadanya. 

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay, Presiden Prabowo harus menjadi teladan bagi bangsa dengan menunjukkan sikap bijak, arif, sabar, dan mampu mengayomi semua pihak. 

“Jujur saja, belakangan ini saya menangkap kesan ada banyak nada sinis yang diarahkan kepada Prabowo dan pemerintah. Bahkan juga kepada teman dan orang-orang yang sering diajak diskusi dan tukar pikiran oleh Pak Prabowo,” kata Saleh dalam keterangannya, Kamis 2 Januari 2025.


Saleh juga menilai bahwa banyak kritik yang muncul saat ini tidak bersifat konstruktif. Menurutnya, Presiden Prabowo tidak perlu merisaukan dan meladeni jika menemukan pihak-pihak yang seperti itu. 

"Lagian, melayani orang sinis pasti merugi. Itu akan menyebabkan rusaknya komunikasi. Bahkan, dalam titik tertentu akan menimbulkan konflik. Bisa jadi konflik secara verbal, atau konflik antar kader dan simpatisan,” kata Ketua Komisi VII DPR RI Fraksi PAN ini. 

Dalam menghadapi situasi tersebut, Saleh menekankan pentingnya untuk tetap menjaga komunikasi yang sehat dan menghindari konflik yang tidak produktif. 

Ia juga mengingatkan bahwa sabar adalah kunci, dan Presiden Prabowo sudah terbukti memiliki kesabaran dalam perjalanan politiknya. 

“Kalau soal sabar, Prabowo telah teruji. Perjalanan politiknya menunjukkan hal itu. Bahkan dalam pilpres yang lalu, kunci kemenangan Prabowo adalah sabar,” tutup Saleh.



Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya