Berita

Presiden ke-7 Joko Widodo/Ist

Politik

Masuk Finalis Pemimpin Terkorup, Perilaku KKN Jokowi Nyata dan Terasa

KAMIS, 02 JANUARI 2025 | 07:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Perilaku Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang diduga dilakukan Presiden ke-7 Joko Widodo dianggap sangat nyata dan terasa, seperti yang diungkapkan Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP).

Menurut Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, selama 2024, perilaku Jokowi KKN nyata serta terasa.

"Semua dibungkus dengan kebijakan atas nama pemerintah yang semua untuk memuaskan keluarga dan dinastinya," kata Hari kepada RMOL, Kamis 2 Januari 2025.


Hari pun membeberkan beberapa fakta yang menunjukkan bahwa Jokowi merupakan tokoh terkorup tahun 2024.

"Jokowi diam saja dan bahkan ikut andil untuk mengamankan Kaesang dan Bobby terkait KKN yang bertentangan dengan TAP MPR No XI/1998 tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme," kata Hari.

Bahkan, kata Hari, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadikan kepanjangantangan Jokowi untuk mengamankan Kaesang Pangarep dan Bobby Nasution yang diduga terlibat kasus gratifikasi penggunaan pesawat jet pribadi.

"Padahal ada laporan masyarakat terkait dugaan gratifikasi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga anaknya Jokowi, Kaesang Pangarep, dan Walikota Medan yang juga menantu Jokowi, Bobby Nasution ke KPK," pungkas Hari.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya