Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Politik

Rocky Gerung:

Jokowi Bikin Malu Indonesia!

RABU, 01 JANUARI 2025 | 11:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Masuknya nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi dalam nominasi tokoh Kejahatan Terorganisasi dan Korupsi 2024 versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) ditanggapi Pengamat Politik, Rocky Gerung.

Rocky menyebut bahwa masuknya nama Jokowi dalam daftar OCCRP sangat memalukan bagi Indonesia di kancah internasional. 

“Pada akhirnya sejarah memalukan itu tiba di akhir tahun karena internasional mendaftarkan Presiden Jokowi sebagai pemimpin otoriter dan korup di dunia,” ujar Rocky lewat kanal YouTube miliknya, Rabu 1 Januari 2025.


Menurutnya, hal ini mencerminkan bagaimana perjalanan politik Jokowi selama dua periode meninggalkan jejak buruk di mata dunia. 

Rocky menyebut, Jokowi sudah pasti akan  membantah tuduhan tersebut dengan berbagai cara, seperti pengerahan buzzer, pembuatan survei, dan narasi-narasi positif untuk membentuk citra Jokowi sebagai pemimpin terbaik.

Rocky menyebut bahwa masuknya nama Jokowi dalam daftar OCCRP tidak hanya memalukan, tetapi juga menegaskan kritik yang selama ini disuarakan oleh masyarakat sipil. 

"Sejarah Indonesia itu bagian dari sejarah dunia. Sejarah itu satu garis. Kita dipermalukan sesungguhnya di mata dunia, dan sorotan itu akan membekas pada catatan-catatan politik," kata Rocky.

Masuknya nama Jokowi dalam nominasi ini menunjukkan bahwa sorotan terhadap kebijakan dan kepemimpinannya telah melampaui batas.  

"Kalau kita yang ucapkan itu mungkin kita ditangkap oleh Undang-Undang ITE, tapi silakan tangkap mereka yang memeringkat di tingkat internasional,” sindir Rocky.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya