Berita

Huawei/Net

Tekno

Huawei Latih 300.000 Ahli Teknologi Setiap Tahun

RABU, 01 JANUARI 2025 | 10:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) tidak menghentikan langkah raksasa teknologi China, Huawei, untuk terus berinovasi. Salah satunya dengan mencetak ahli-ahli baru di bidang teknologi.

Dalam catatan Tahun Baru yang dirilis Selasa 31 Desember 2024, Ketua Bergilir Meng Wanzhou mengatakan bahwa Huawei telah membantu melatih lebih dari 300.000 siswa setiap tahun dengan akademi informasi, komunikasi, dan teknologi kolaboratifnya, yang dikenal sebagai Huawei ICT Academy, bekerja sama dengan lebih dari 3.000 universitas di 110 negara. 

"Bakat-bakat ini menjadi tenaga kerja vital dalam transformasi digital lokal," kata Meng, seperti dikutip dari Nikkei Asia, Rabu 1 Januari 2025.


Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini Huawei tidak mengungkapkan pendapatan tahun 2024 atau prospek tahun 2025. Pada paruh pertama 2024, pendapatan Huawei naik 34,3 persen menjadi 417,5 miliar Yuan (57,21 miliar Dolar AS).

Huawei menghadapi kesulitan memperoleh teknologi asing karena aturan kontrol ekspor dari AS. Meski begitu, Huawei tetap mendorong kemampuan rantai pasokan teknologi China.

Pada tahun 2024, Huawei melakukan ekspansi luar negeri. Meng mengatakan karyawan mereka terbang lebih dari 3,3 miliar kilometer untuk mendukung klien di Brasil, Republik Demokratik Kongo, Timur Tengah, Eropa, dan Meksiko.

Lebih rinci Meng mengungkap beberapa keberhasilan Huawei di luar negeri.

Di Paris, Huawei memberikan 456 jam streaming Olimpiade tanpa gangguan. Di Arab Saudi, mereka membantu membangun sistem mikrogrid fotovoltaik dan penyimpanan energi terbesar di dunia. Di Sao Paulo, Brasil, Huawei memfasilitasi panggilan 5G pertama dengan terjemahan simultan bahasa Inggris dan Portugis. Di Afrika Selatan, Huawei meningkatkan sistem kereta api dengan teknologi penginderaan dan penglihatan optik.

Meng juga mengungkapkan bahwa Huawei mengembangkan ponsel lipat tiga dengan meneliti pasir dan menguji lebih dari 100 formula kaca fleksibel. Mereka juga bekerja sama dengan profesor universitas dari Tiongkok Timur Laut untuk mengembangkan teknologi multispektrum untuk kamera ponsel pintar Huawei.

Huawei juga sukses mengembangkan HarmonyOS, sistem operasi alternatif untuk Android, yang kini memiliki ratusan juta pengguna aktif bulanan.

"Apa yang kami capai tahun lalu membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun bagi sistem operasi lain," kata Meng.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya