Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia/RMOL

Politik

Tak Kaitkan Hukum dengan Politik, Bahlil: Jangan Gatal di Kepala, yang Digaruk Perut

SELASA, 31 DESEMBER 2024 | 16:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Golkar akan selalu menghormati proses hukum yang berjalan tanpa menyalahkan pihak manapun.

Pernyataan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, itu seolah menyindir sikap PDIP yang menuding ada politisasi hukum terkait penetapan Sekjen Hasto Kristiyanto sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus buronan Harun Masiku. 

Menurut Bahlil, Golkar tidak pernah mengaitkan kasus hukum tersebut dengan politik. Meskipun saat ini ada kader Golkar yang terkena masalah hukum. Seperti yang tengah dialami Ketua Golkar Bengkulu, Rohidin Mersyah, yang terjerat kasus hukum menjelang pencoblosan Pilkada 2024. 


"Jadi kita berpartai ini juga harus fair. Jangan sakitnya di kepala, garuknya di perut. Apakah Golkar menyalahkan siapa? Enggak ada," ujar Bahlil usai memberikan Pidato Politik Refleksi Akhir Tahun 2024 dan Outlook 2025 di Markas Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa, 31 Desember 2024. 

Menteri ESDM ini juga menegaskan, pernyataan tersebut bukan ditujukan untuk menyerang pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk otokritik internal. 

Ia menambahkan, meskipun ada kader Golkar yang mengalami masalah dengan hukum, pihaknya tidak pernah menuduh atau merasa dikerjai oleh pihak lain. Termasuk oleh partai lain atau mantan presiden.

“Jadi maksud saya mbok berpikirnya itu yang objektif-objektif aja lah. Dan kita menghargai, Golkar menghargai proses-proses yang ada, proses hukum yang ada,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya