Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi/Ist

Politik

Pecah Kongsi, Hasto dan Jokowi Buka-bukaan Aib

SENIN, 30 DESEMBER 2024 | 09:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, disebut memiliki sejumlah video yang mengungkap dugaan keterlibatan petinggi negara dalam kasus korupsi. 

Informasi ini mencuat usai Hasto ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus yang melibatkan buronan Harun Masiku.

Tanggapan pun bermunculan dari berbagai pihak, termasuk komika Sammy Notaslimboy. Ia menyoroti sikap Hasto sebelum ditetapkan tersangka yang justru bungkam berada di pihak yang diduga terlibat dalam kasus korupsi.


"Memang Hasto dan PDIP memegang 'kartu' Jokowi selama 9 tahun. Sekarang pecah kongsi, jadinya siap-siap buka aib," kata Sammy seperti dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Senin 30 Desember 2024.

Ia menduga motif Hasto tidak sepenuhnya murni untuk membongkar kasus melainkan upaya balas dendam. Namun saling buka-bukaan ini bisa menjadi momentum positif untuk pengungkapan kebenaran.

"Tidak ada itikad baik kalau masih satu perahu. Tujuannya bukan kebaikan Indonesia, tapi keuntungan masing-masing," ungkap Sammy.

"Tapi bagi gua saat ini, mereka saling buka-bukaan itu adalah jalan terbaik untuk Indonesia. So, hajar Pak Hasto," tandasnya.

Sebelumnya Jurubicara DPP PDIP, Guntur Romli, mengatakan, partainya akan merilis puluhan video yang mengungkap dugaan keterlibatan sejumlah petinggi negara dalam kasus korupsi. 

Menurut Guntur, Hasto Kristiyanto selama ini menunjukkan kepatuhan terhadap hukum dan sikap kooperatif dalam menghadapi proses hukum. 

Namun yang lebih menarik, lanjut Guntur, adalah serangkaian video yang telah dibuat oleh Hasto yang berisi pengungkapan tentang korupsi yang melibatkan sejumlah tokoh penting.

"Mas Hasto itu taat hukum dan kooperatif. Dan yang menarik adalah Mas Hasto sudah membuat puluhan video. Itu adalah yang disampaikan itu yang pertama nanti akan ada lanjutan puluhan video yang juga di situ akan membongkar dugaan keterlibatan petinggi-petinggi nagara kasus korupsi," kata Guntur saat dikonfirmasi RMOL, Jumat 27 Desember 2024.




Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya