Berita

Foto Pertemuan besar Rapat Pleno Kesebelas Komite Sentral Kedelapan di Pyongyang/KCNA

Dunia

Korut Tunjuk PM Baru di Rapat Akhir Tahun WPK

MINGGU, 29 DESEMBER 2024 | 19:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jelang akhir tahun 2024, Workers' Party of Korea (WPK) atau Partai Pekerja Korea menggelar rapat di Pyongyang sejak tanggal 23 hingga 27 Desember.

Mengutip laporan Kantor Berita Resmi KCNA pada Minggu, 29 Desember 2024, Rapat Besar Rapat Pleno Kesebelas Komite Sentral Kedelapan WPK tersebut dipimpin oleh Sekretaris Jenderal WPK, Kim Jong Un dan dihadiri oleh seluruh petinggi partai.

Sejumlah agenda dibahas termasuk tinjauan pelaksanaan kebijakan partai dan negara tahun ini dan arah upaya untuk tahun 2025, penilaian kebijakan pembangunan daerah yang baru, pembahasan pelaksanaan anggaran negara untuk tahun 2024 dan rancangan anggaran negara untuk tahun 2025 serta perombakan personel.


Terkait dengan agenda restrukturisasi partai, WPK merombak sejumlah pejabat tinggi, salah satunya menunjuk Pak Thae Song sebagai perdana menteri baru negara itu sekaligus anggota Presidium Politbiro Komite Sentral Partai.

"Pak Thae Song diangkat sebagai perdana menteri Kabinet," ungkap laporan tersebut.

Kemudian ada Kim Jong Gwan diangkat sebagai wakil perdana menteri Kabinet, Kwon Song Hwan sebagai menteri Pengembangan Sumber Daya Alam dan Kim Yong Sik sebagai menteri Perdagangan.

Anggota dan anggota pengganti Komite Sentral WPK ditarik kembali atau dipilih secara sela di antaranya Jong Myong Su dan Yun Jong Ho, anggota pengganti Komite Sentral Partai, dipilih secara sela sebagai anggotanya, dan No Kwang Chol, Ri Hi Yong, Song Jun Sol, dan Kang Myong Chol dipilih secara langsung sebagai anggota Komite Sentral Partai.

Kemudian Kim Jo Guk, Kim Yong Bok, Kwon Song Hwan, Ri Man Su, Kim Song Bin, Jon Ryong Nam, Hwang Yong Gil, Ri Jong Sik, Sin Chang Gil, Yun Chi Gol, dan Hong Kil Ho dipilih sebagai anggota pengganti Komite Sentral Partai.

Anggota dan anggota pengganti Politbiro Komite Sentral Partai Pekerja ditarik kembali atau dipilih yakni Ri Yong Gil dan Choe Son Hui, anggota pengganti Politbiro Komite Sentral Partai, dipilih sebagai anggota, dan No Kwang Chol, Kim Jong Gwan, Ri Hi Yong, dan Choe Tong Myong dipilih langsung sebagai anggota.

Lalu Pang Tu Sop dan Kim Chol Won dipilih sebagai anggota pengganti Politbiro Komite Sentral Partai.

Choe Tong Myong, Kim Tok Hun dan Ri Hi Yong dipilih sebagai sekretaris Komite Sentral Partai. Sementara No Kwang Chol, Pang Tu Sop dan Kim Jong Sik dipilih sela sebagai anggota Komisi Militer Sentral Partai.

Ri Hi Yong dipilih sela sebagai ketua Komisi Inspeksi Sentral Partai, Kim Jae Ryong dan Kim Hyong Sik sebagai wakil ketua dan Kang Myong Chol sebagai anggotanya.

Kemudian Ri Hi Yong, Kim Tok Hun dan Kim Jae Ryong diangkat sebagai direktur departemen Komite Sentral Partai.

Terakhir ada Kim Chol Sam diangkat sebagai kepala sekretaris Komite Partai Provinsi Phyongan Utara.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya