Berita

TSMC/Net

Tekno

TSMC Memulai Produksi Massal Pertama di Jepang

SABTU, 28 DESEMBER 2024 | 14:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen chip Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) telah memulai produksi massal di fasilitas fabrikasi pertamanya di Prefektur Kumamoto, Jepang.

Gubernur Kumamoto, Takashi Kimura, mengatakan bahwa Japan Advanced Semiconductor Manufacturing (JASM), unit TSMC yang mengoperasikan pabrik tersebut, telah menginformasikan pada hari Senin tentang dimulainya produksi massal ini.

“Pertama-tama, kami lega bahwa produksi massal telah dimulai sesuai jadwal,” kata seorang pejabat senior dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri, seperti dikutip dari Nikkei Asia, Sabtu, 28 Desember 2024. “Kami menginginkan produksi dalam negeri yang stabil demi keamanan ekonomi," tambahnya.


Kementerian mengharapkan dimulainya produksi di pabrik TSMC ini akan membantu menarik perusahaan asing lainnya ke Jepang.

TSMC mulai membangun pabrik tersebut pada tahun 2022. Perusahaan ini memiliki 86,5 persen saham di JASM, dengan sisanya dimiliki oleh Sony, pembuat suku cadang mobil Denso, dan Toyota Motor.

Raksasa chip asal Taiwan ini menargetkan untuk memulai pembangunan pabrik kedua di Kumamoto pada kuartal pertama tahun 2025 dan mengoperasikannya pada akhir tahun 2027.

Kedua fasilitas tersebut, dengan investasi yang diharapkan berjumlah sekitar 2,96 triliun yen (sekitar Rp304 triliun), diharapkan memiliki kapasitas gabungan yang setara dengan lebih dari 100.000 wafer 300 milimeter per bulan.

Pemerintah Jepang mendukung upaya TSMC memasuki negara tersebut dengan subsidi hingga 1,2 triliun yen. Ke depannya, pemerintah berencana untuk menyediakan lebih dari 10 triliun yen untuk mendukung industri semikonduktor dan kecerdasan buatan pada tahun fiskal 2030.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya