Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Wall Street Melemah di Akhir Pekan: Tesla Jeblok 5 Persen

SABTU, 28 DESEMBER 2024 | 07:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street mayoritas melemah di perdagangan akhir pekan, saat pasar masih sepi karena liburan Natal. 

Ketiga indeks utama mengalami penurunan. Dikutip dari Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 333,59 poin atau 0,77 persen menjadi 42.992 pada Jumat 27 Desember 2024, atau Sabtu pagi WIB. 

Indeks S&P 500 merosot 66,75 poin atau 1,11 persen ke 5.970. Sementara Nasdaq Composite turun 298,33 poin atau 1,49 persen ke 19.722. 


Sebanyak 45 saham dengan kinerja terbaik tahun ini di S&P 500 mencatat penurunan. Penurunan ini juga menggagalkan reli Sinterklas, yang secara historis terjadi selama lima sesi terakhir Desember dan dua sesi pertama Januari. 

Sektor dengan kinerja terburuk adalah barang konsumsi, teknologi informasi, dan layanan komunikasi, yang masing-masing turun antara 1,1 persen dan 1,9 persen. Meski demikian, ketiga indeks utama tetap mencatat kenaikan mingguan. S&P 500 naik 0,7 persen, Dow meningkat 0,36 persen, dan Nasdaq bertambah 0,75 persen.

Beberapa saham berhasil melawan tren penurunan pasar. Amedisys naik 4,7 persen, kenaikan terbaiknya sejak 1 Juli, setelah perusahaan tersebut dan UnitedHealth memperpanjang batas waktu untuk menyelesaikan merger senilai 3,3 miliar Dolar AS. 

Saham Lamb Weston juga naik 2,6 persen setelah investor aktivis Jana Partners mendorong perubahan pada dewan direksi perusahaan.

Saham teknologi raksasa, yang dikenal sebagai Magnificent Seven, juga terimbas aksi jual. Tesla memimpin penurunan, merosot 5 persen. 

Nvidia juga melemah 2,1 persen, serta Alphabet, Amazon, dan Microsoft turun lebih dari 1,5 persen.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya