Berita

Hasto Kristiyanto/Ist

Nusantara

Soal Video Skandal Pejabat Korup, Hasto Seperti Menepuk Air di Dulang

JUMAT, 27 DESEMBER 2024 | 21:39 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Pengakuan juru bicara PDIP, Mohammad Guntur Romli yang menyebut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memiliki puluhan video skandal korupsi yang akan menggemparkan publik dan mengubah peta pemberantasan korupsi di tanah air mendapat tanggapan dari kalangan masyarakat.

Ketua Umum Relawan Persatuan Nasional Ikhyar Velayati, pernyataan jubir PDIP tersebut seperti peribahasa ‘menepuk air di dulang terpercik muka sendiri’.

"Justru video ini yang di tunggu masyarakat, jika video ini datanya memang benar, maka ini seperti menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri, artinya selama ini Pak Hasto mengetahui ada dugaan peristiwa pidana tetapi beliau menyembunyikan dan menutupi informasi tersebut dari aparat hukum," kata Ikhyar, Jumat, 27 Desember 2024.


Ikhyar menambahkan, orang yang mengetahui dugaan tindak pidana tetapi tidak melaporkannya ada dua kemungkinan yang bisa terjadi, kemungkinan orang tersebut termasuk dalam kategori sebagai saksi atau kemungkinan orang tersebut ikut terlibat dalam tindak pidana.

“Apalagi selama ini publik mengetahui hampir sepuluh tahun Hasto dan PDIP merupakan tokoh dan partai yang berkuasa di era pemerintahan Jokowi, kok baru sekarang bikin videonya, selama ini kemana aja," sindir Ikhyar.

Sebelumnya Juru Bicara DPP PDIP Guntur Romli mengatakan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sudah menyiapkan sejumlah video pilihan yang akan mengungkap berbagai kasus dugaan korupsi para petinggi negara.

Guntur yakin jika video itu dirilis akan mengagetkan dan mengubah peta pemberantasan korupsi dan opini publik.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya