Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Emas Dunia Berkilau saat Pasar Masih Sepi karena Liburan Natal

JUMAT, 27 DESEMBER 2024 | 10:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas menguat sehari setelah perayaan Natal yang dipicu oleh permintaan aset safe haven. Penguatan harga ini terjadi di saat banyak perdagangan yang tutup menikmati liburan. 

Pasar juga masih mencermati pergerakan ekonomi Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan baru.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot melesat 0,9 persen menjadi 2.635,29 Dolar AS per ons, pada perdagangan Kamis 26 Desember 2024, atau Jumat dini hari pukul 01.47 WIB.


Emas berjangka AS ditutup meningkat 0,7 persen menjadi 2.653,90 Dolar AS. 

Analis RJO Futures, Daniel Pavilonis, mengatakan sebagian kenaikan harga emas berkaitan dengan apa yang terjadi di Ukraina, saat Rusia menghantam infrastruktur kelistrikan negara itu. 

Presiden Joe Biden mengatakan bahwa dia meminta Departemen Pertahanan AS untuk melanjutkan lonjakan pengiriman senjata ke Ukraina setelah mengecam serangan Rusia di Hari Natal terhadap beberapa kota di Ukraina dan sistem energinya.

"Emas akan tetap dibeli oleh bank sentral, dan seiring berlanjutnya inflasi, kita mungkin melihat peningkatan permintaan emas di sisi ritel juga," kata Pavilonis. 

Ia memperkirakan, harga akan menembus 3.000 Dolar AS di tahun depan.

Sementara, harga perak spot naik 0,4 persen menjadi 29,72 Dolar AS per ons, dan platinum turun 0,9 persen menjadi 935,25 Dolar AS.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya