Berita

Praktisi hukum senior Pitra Romadoni Nasution/Ist

Nusantara

Padang Lawas akan Kejar Ketertinggalan Infrastruktur

KAMIS, 26 DESEMBER 2024 | 23:27 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Padang Lawas (TIUPP) yang diinisiasi tokoh masyarakat Amris Pulungan dan Ongku P. Hasibuan akan membangun Kabupaten Padang Lawas yang lebih maju, beradat, Islami, modern, adil dan makmur.

Demikian dikatakan praktisi hukum senior Pitra Romadoni Nasution melalui keterangan tertulisnya, Jumat 27 Desember 2024.

"Pembangunan Padang Lawas saat ini jauh tertinggal  dari daerah daerah tetangga lainnya, seperti Padang Lawas Utara, Padang Sidempuan, Tapanuli Selatan serta Mandailing Natal," kata Pitra. 


Menurut Pitra, kehadiran TIUPP akan optimal dalam menjemput bola ke pemerintah pusat agar program-program kerja Presiden Prabowo Subianto dapat direalisasikan di Kabupaten Padang Lawas, khususnya infrastruktur dan ketahanan pangan.

TIUPP, menurut Pitra, tentunya akan mengoptimalkan program kerja di bidang hukum dengan membuka Biro Bantuan Hukum kepada pemerintah daerah dan masyarakat.

"Kita juga sudah siapkan para pakar-pakar hukum dan ahli hukum nasional untuk mendukung penuh program TIUPP dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat Padang Lawas," kata Pitra. 

Bantuan hukum tersebut antara lain di sektor administrasi hukum, perizinan, ketenagakerjaan, pembentukan perda maupun perbup, serta tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih untuk dapat menunjang PAD Kabupaten Padang Lawas.

Berdasarkan hasil pleno KPU RI, pasangan Putra Mahkota Alam-Achmad Fauzan Nasution menjadi pemenang Pilkada Kabupaten Padang Lawas 2024 dengan raihan 92.716 suara.







Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya