Berita

Ilustrasi/Turkey Today

Dunia

Suriah Tuntut Kompensasi 300 Miliar Dolar dari Iran atas Kerusakan Perang

KAMIS, 26 DESEMBER 2024 | 17:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah menumbangkan rezim Bashar Al Assad, pemimpin kelompok oposisi Hayat Tahrir al-Sham (HTS) yang kini mengendalikan Suriah dilaporkan telah meminta kompensasi ratusan miliar dolar dari Iran.

Pejabat anonim yang dekat dengan HTS mengatakan bahwa kompensasi senilai 300 miliar dolar AS atau Rp4.860 triliun itu harus dibayar Iran sebagai ganti rugi atas kerusakan yang ditimbulkannya selama perang saudara Suriah.

"Kompensasi ditujukan untuk rakyat Suriah dan negara Suriah, atas kerugian yang disebabkan oleh kebijakan kriminal dan sewenang-wenang Teheran selama penyelarasan militernya dengan milisinya demi mendukung rezim presiden terguling, Bashar al-Assad," ungkap sumber tersebut, seperti dimuat Middle East Monitor pada Kamis, 26 Desember 2024.


Selama 13 tahun perang saudara di Suriah, Iran memberikan dukungan militer dan bantuan miliaran dolar kepada rezim Assad, berperang melawan para pemberontak yang kini memerintah negara itu.

Teheran mengaku kontaknya dengan pemerintah Damaskus benar-benar terputus sejak Assad melarikan diri ke Rusia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya