Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Target Penjualan 2025 Diproyeksikan Naik 27 Persen, Ini yang Dilakukan Sarinah

KAMIS, 26 DESEMBER 2024 | 07:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sepanjang Januari-November 2024, PT Sarinah (Persero) berhasil mencatatkan penjualan sebesar Rp 726 miliar. Angka itu hanya sedikit di bawah target tahunan Rp 741 miliar.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Sarinah, Guntar P.M. Siahaan mengatakan optimis target 2024 akan tercapai. Bahkan, untuk 2025, ia memperkirakan target penjualan Sarinah bisa melonjak hampir 27 persen menjadi Rp 941 miliar.

"Di 2024 ini, kita telah mencatatkan laba operasi sebesar Rp 33 miliar, naik hampir 76 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujar Guntar di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, dikutip Kamis 26 Desember 2024.  


"Kami optimis target 2024 tercapai dan menatap 2025 dengan semangat yang lebih besar," tambahnya. 

Sarinah adalah memperkuat sektor ritel, baik di pasar domestik maupun internasional. Ke depan, Sarinah akan membuka sejumlah gerai baru di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Serpong dan Alam Sutra, serta di Pantai Indah Kapuk (PIK 2).

Untuk 2025, Sarinah akan membuka "Rumah Turis" di lantai 4 Gedung Sarinah, sebuah konsep belanja baru yang dirancang khusus untuk wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Rumah Turis akan menawarkan berbagai produk lokal Indonesia dalam sebuah pusat belanja yang praktis.

Direktur Utama PT Sarinah, Fetty Kwartati, mengatakan, untuk mendukung ekspansi ini, Sarinah akan terus menjaga stabilitas keuangan dan memastikan pengelolaan yang sehat. 

Dengan target laba yang tumbuh signifikan, perusahaan akan memanfaatkan pembiayaan yang efisien untuk mendukung ekspansi bisnis.

"Kami akan memastikan pengelolaan keuangan yang baik untuk mendukung ekspansi yang berkelanjutan dan siap menghadapi tantangan dengan semangat yang lebih kuat," kata Fetty.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya