Berita

Presiden RI, Prabowo Subianto dalam video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, pada Rabu, 25 Desember 2024/Biro Pers Sekretariat Presiden RI

Politik

Prabowo Harap Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025 Bawa Kebaikan dan Keberkahan untuk Semua

RABU, 25 DESEMBER 2024 | 16:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI, Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 melalui video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, pada Rabu, 25 Desember 2024.

Dalam ucapan Hari Natal untuk seluruh Kristiani di Indonesia, Prabowo menyampaikan harapannya agar perayaan Natal pada tahun ini dapat dirayakan dengan penuh kedamaian dan kebahagiaan.

"Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pemerintah Republik Indonesia dan atas nama pribadi mengucapkan Selamat Hari Raya Natal untuk semua saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah Air yang beragama Kristiani,” ucapnya.


Prabowo juga berharap seluruh umat Kristiani mendapatkan keberkahan dari Tuhan.

“Semoga Hari Raya Natal dinikmati oleh seluruh umat Kristiani dalam keadaan damai dan menerima berkah dan kebaikan dari Yang Maha Kuasa," tambahnya.

Selain ucapan Natal, Prabowo juga memberikan pesan dalam menyambut Tahun Baru 2025. Presiden berdoa agar tahun baru ini dapat membawa kedamaian dan kebaikan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Saya juga mengucapkan Selamat Tahun Baru 2025. Semoga tahun baru membawa perdamaian, kebaikan, dan berkah bagi kita semua," kata dia.

Dalam beberapa pekan terakhir, Prabowo menggelar sejumlah pertemuan dengan anggota Kabinet Merah Putih dan pihak terkait untuk memastikan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Indonesia berjalan aman dan nyaman.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) setelah rapat terbatas dengan Presiden pada 16 Desember 2024, memperkirakan ada 110 juta warga Indonesia akan melakukan mobilitas baik antar daerah maupun di dalam provinsi yang sama selama Nataru.

Dikatakan AHY, Prabowo telah menginstruksikan seluruh kementerian dan stakeholder diminta untuk mempersiapkan segala hal, menganalisis, mengidentifikasi berbagai tantangan dan permasalahan yang mungkin dihadapi oleh masyarakat luas.

"Presiden Prabowo menekankan kepada kita semua agar masing-masing kementerian dan stakeholder yang bertanggung pada isu kelancaran, keselamatan dan keamanan Nataru," ujar AHY.

Mengutip laporan Menteri Pekerjaan Umum (PU), AHY menyebut pemerintah akan memastikan fasilitas jalan tol dan jalan nasional dalam kondisi baik.

"Tadi pak Presiden bertanya apakah yang rusak-rusak itu sudah ditangani? Menteri PU mengatakan sudah diupayakan yang terbaik, semoga tidak ada kendala yang berarti," kata AHY.

Selain itu, lanjut AHY, berdasarkan laporan Kementerian ESDM, ketersediaan BBM dan listrik selama Nataru telah dipastikan aman dan stabil.

Kemudian di sektor perdagangan juga harga-harga bahan pokok diharapkan tetap stabil.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

DPR Minta Data WNI di Kawasan Konflik Diperbarui, Evakuasi Harus Disiapkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17

Umat Diserukan Salat Gerhana Bulan dan Perbanyak Memohon Ampunan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:56

Putin dan MBS Diskusi Bahas Eskalasi Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

Siap-siap Libur Panjang Lebaran 2026, Catat Jadwal Sekolah dan Cuti Bersama

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:45

Angkat Kaki dari BOP Keputusan Dilematis bagi Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40

Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:25

Perang Iran-AS Bisa Picu PHK Besar-besaran di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:19

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:18

Selengkapnya