Berita

Fabio Quartararo/Dok Yamaha Motor Racing

Olahraga

Quartararo Puji Mentalitas Yamaha untuk Bangkit dari Tidur

RABU, 25 DESEMBER 2024 | 16:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Yamaha tampaknya tak ingin kegagalan pada MotoGP 2024 berlanjut pada musim 2025. Sejumlah upaya terus dilakukan tim pabrikan itu untuk bisa bangkit. 

Dua musim terakhir memang menjadi masa-masa yang buruk bagi Yamaha. Terlihat dari torehan Fabio Quartararo bersama Yamaha yang merosot tajam pada dua musim terakhir di MotoGP. Juara dunia MotoGP 2021 hanya mampu mengakhiri musim di posisi ke-10 pada MotoGP 2023 dan di merosot ke urutan 13 pada MotoGP 2024.

Namun demikian, Quartararo tetap memuji usaha Yamaha untuk bangkit. Dia melihat mentalitas Yamaha telah berubah pada musim 2024.


Salah satu indikasinya adalah Yamaha berani menguji coba suku cadang baru di lintasan saat musim MotoGP berjalan. Hal yang tak dilakukan Yamaha di musim-musim sebelumnya.

Bagian penting dari perubahan ini adalah masuknya Max Bartolini sebagai Direktur Teknis.

"Tentu saja saya mengharapkannya (peningkatan performa) menjadi sedikit lebih cepat, tetapi di paruh pertama musim ini, lebih dari sekadar peningkatan motor, cara kami mengubah cara kerja sangat penting untuk mengubah mentalitas," kata dikutip Crash, Rabu, 25 Desember 2024.

Menurut Quartararo, konsesi yang dilakukan sangat membantu proses peningkatan performa. 

"Kami tidak perlu menunggu motornya diuji. Jika berhasil sudah melewati tes keselamatan, kami bisa pasang," jelasnya.

Quartararo menilai ini menjadi langkah maju dari Yamaha. Hal ini menjadi faktor penting bagi Yamaha bangkit pada musim 2025 mendatang.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya