Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Logam Kuning Lunglai Jelang Natal, Turun 0,4 Persen

SELASA, 24 DESEMBER 2024 | 07:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia turun menjelang Natal. Pelemahan ini dipicu oleh penguatan Dolar dan imbal hasil US Treasury, di mana investor terus mencermati kebijakan moneter Federal Reserve untuk tahun mendatang.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot turun 0,4 persen menjadi 2.611,17 Dolar AS per ons, pada perdagangan Senin 23 Desember 2024 waktu AS, atau Selasa pukul 01.42 WIB. 

Emas berjangka AS ditutup 0,6 persen lebih rendah menjadi 2.628,20 Dolar AS. 


Indeks Dolar (Indeks DXY) naik 0,4 persen terhadap sekeranjang rival utamanya, bertahan di sekitar level tertinggi dalam dua tahun. 

"Pasar terus mencerna hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) minggu lalu. Jalur suku bunga yang lebih dangkal untuk 2025 kini mulai diperhitungkan, mungkin jeda pada Januari, mungkin juga Maret," kata Peter Grant, Vice President Zaner Metals.

Meski the Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pekan lalu, sinyalnya tentang pengurangan suku bunga yang lebih sedikit pada 2025 mengirim emas ke level terendah sejak pertengahan November minggu lalu.

Emas mencetak beberapa rekor tertinggi tahun ini, melambung 27 persen, menandai kinerja tahunan terbaiknya sejak 2010.

Harga perak spot naik 0,5 persen menjadi 29,67 Dolar AS per ons. Platinum naik 1,2 persen menjadi 937,65 Dolar AS. Sdangkan Paladium melonjak 1,1 persen menjadi 931,10 Dolar AS.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya