Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Tak Ada Lagi yang Gratis, BCA Ubah Aturan Biaya Ganti Kartu Mulai 15 Januari 2025

SELASA, 24 DESEMBER 2024 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bank Central Asia (BCA) mengumumkan adanya penyesuaian biaya ganti atau cetak kartu debit BCA yang akan berlaku pada 15 Januari 2025.

Penyesuaian biaya cetak atau ganti debit BCA ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan transaksi. 

Dikutip dari laman resmi perbankan Selasa 24 Desember 2024, pengenaan tarif baru ini nantinya akan berlaku untuk penggantian kartu ATM BCA yang akan atau telah expired atau kedaluwarsa.

"Untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan transaksi Anda, mulai 15 Januari 2025 terdapat penyesuaian biaya ganti/cetak kartu Debit BCA," tulis BCA. 

Berikut daftar penyesuaian ganti atau cetak kartu ATM BCA

- Kartu debit Paspor BCA Blue: Naik jadi Rp20.000, dari sebelumnya Rp10.000
- Kartu debit Paspor BCA Gold: Naik jadi Rp20.000, dari sebelumnya Rp15.000
- Kartu debit Paspor BCA Platinum: Tetap Rp20.000

- Kartu debit Tahapan Xpresi: Tetap Rp 25.000.
- Kartu Counter: Naik jadi Rp20.000, dari sebelumnya Rp10.000.

- Kartu debit Simpanan Pelajar (SimPel): Naik jadi Rp20.000, dari sebelumnya gratis
- Kartu debit TabunganKu: Naik jadi Rp20.000, dari sebelumnya gratis
- Kartu debit BCA Dollar: naik jadi 1,5 Dolar AS atau dari sebelumnya gratis.

Populer

Bangun PIK 2, ASG Setor Pajak 50 Triliun dan Serap 200 Ribu Tenaga Kerja

Senin, 27 Januari 2025 | 02:16

Gara-gara Tertawa di Samping Gus Miftah, KH Usman Ali Kehilangan 40 Job Ceramah

Minggu, 26 Januari 2025 | 10:03

Viral, Kurs Dolar Anjlok ke Rp8.170, Prabowo Effect?

Sabtu, 01 Februari 2025 | 18:05

KPK Akan Digugat Buntut Mandeknya Penanganan Dugaan Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Januari 2025 | 20:17

Prabowo Harus Ganti Bahlil hingga Satryo Brodjonegoro

Minggu, 26 Januari 2025 | 09:14

Datangi Bareskrim, Petrus Selestinus Minta Kliennya Segera Dibebaskan

Jumat, 24 Januari 2025 | 16:21

Masyarakat Baru Sadar Jokowi Wariskan Kerusakan Bangsa

Senin, 27 Januari 2025 | 14:00

UPDATE

Melalui Rembug Ngopeni Ngelakoni, Luthfi-Yasin Siap Bangun Jateng

Minggu, 02 Februari 2025 | 05:21

PCNU Bandar Lampung Didorong Jadi Panutan Daerah Lain

Minggu, 02 Februari 2025 | 04:58

Jawa Timur Berstatus Darurat PMK

Minggu, 02 Februari 2025 | 04:30

Dituding Korupsi, Kuwu Wanasaba Kidul Didemo Ratusan Warga

Minggu, 02 Februari 2025 | 03:58

Pelantikan Gubernur Lampung Diundur, Rahmat Mirzani Djausal: Tidak Masalah

Minggu, 02 Februari 2025 | 03:31

Ketua Gerindra Banjarnegara Laporkan Akun TikTok LPKSM

Minggu, 02 Februari 2025 | 02:57

Isi Garasi Raffi Ahmad Tembus Rp55 Miliar, Koleksi Menteri Terkaya jadi Biasa Saja

Minggu, 02 Februari 2025 | 02:39

Ahli Kesehatan Minta Pemerintah Dukung Penelitian Produk Tembakau Alternatif

Minggu, 02 Februari 2025 | 02:18

Heboh Penahanan Ijazah, BMPS Minta Pemerintah Alokasikan Anggaran Khusus Sekolah Swasta

Minggu, 02 Februari 2025 | 01:58

Kecewa Bekas Bupati Probolinggo Dituntut Ringan, LIRA Jatim: Ada Apa dengan Ketua KPK yang Baru?

Minggu, 02 Februari 2025 | 01:42

Selengkapnya