Berita

Penumpang bus AKAP/Ist

Nusantara

Cegah Kecelakaan, Wajib Cek Kelaikan Angkutan dan Tes Urine Sopir Bus AKAP

SELASA, 24 DESEMBER 2024 | 03:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengecekan kelaikan bus dan tes urine bagi sopir Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) harus diintensifkan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Untuk melaksanakannya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta harus menggandeng aparat kepolisian. 

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta M. Taufik Zoelkifli mengatakan, pengecekan tersebut untuk meminimalisasi kecelakaan dan memastikan para sopir bus terbebas dari penyalahgunaan obat-obat terlarang yang bisa membahayakan keselamatan penumpang.



“Dishub bisa bersinergi dengan kepolisian atau BNN mengintensifkan tes urine kepada sopir bus AKAP, serta memastikan kondisi kendaraan mereka layak jalan,” ujar Taufik dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Selasa 24 Desember 2024.

Menurut Sekretaris Fraksi PKS itu, kelancaran dan keselamatan arus mudik saat momentum Nataru adalah prioritas utama. Kurangnya antisipasi dari Dishub dan kelalaian para sopir AKAP tentunya akan menjadi penyesalan di kemudian hari.

“Pastikan rem, mesin, ban dan lampu-lampu serta kondisi fisik para sopir dalam keadaan prima," kata Taufik.

Taufik juga meminta Dishub DKI bisa mengantisipasi lonjakan penumpang yang biasa terjadi setiap libur Nataru. Hal ini dapat diatasi salah satunya dengan penambahan armada bus AKAP yang aman dan nyaman.




Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya