Berita

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno/RMOL

Politik

Cegah Penambang Liar, Eddy Soeparno Dorong Pembentukan Ditjen Gakkum di Kementerian ESDM

SENIN, 23 DESEMBER 2024 | 18:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Permasalahan penambang liar yang dianggap menyebabkan banjir bandang di sejumlah wilayah di Indonesia harus dijadikan evaluasi bagi pemerintah.

Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, mendorong pemerintah untuk membentuk direktorat jenderal penegakkan hukum di Kementerian ESDM untuk menangkap para penambang ilegal.

“Jadi memang harus ada, makanya kita tegaskan, ini saya bicara sebagai anggota Komisi XII ya, kita tegaskan harus dipercepat pembentukan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum yang ada di Kementerian ESDM,” kata Eddy Soeparno di Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 23 Desember 2024.


Pembentukan Ditjen Gakkum Kementerian ESDM sudah dibahas oleh parlemen di Komisi VII DPR periode lalu yang diketuai oleh Eddy Soeparno.

Menurut Eddy, banyaknya bencana alam akibat penambangan liar di Indonesia mendorong pembentukan Ditjen Gakkum Kementerian ESDM harus segera dilakukan.

“Urgensinya ada, wajib, karena inspektur-inspektur pertambangan yang ada sekarang itu tidak cukup. Sama saja dengan inspektur-inspektur amdal, ketika amdal sekarang ditarik ke pusat, itu mereka tidak cukup untuk mengetahui kondisi-kondisi daerah, sehingga banyak terjadi permasalahan,” paparnya.

“Masalah kelambatan untuk perizinannya, sampai terjadi permasalahan soal lingkungan yang tidak diketahui, karena terlalu banyak yang harus diselesaikan,” tutupnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya