Berita

Polri bersama Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia bakal menghadirkan SMA Taruna Kemala Bhayangkara/Ist

Presisi

Beroperasi 2025, SMA Kemala Taruna Bhayangkara Bakal Terapkan Kurikulum IB

SENIN, 23 DESEMBER 2024 | 17:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Polri bersama Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia bakal menghadirkan SMA Taruna Kemala Bhayangkara. Sekolah ini akan menerapkan kurikulum standar International Baccalaureate (IB).  

Kepala Biro Pengendalian Personel SSDM Polri Brigjen Erthel Stephan mengatakan sekolah ini nantinya akan berlokasi di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

"Ada tiga komponen yang menggerakkan, ini yang punya tanah itu Yayasan Kemala Bhayangkari di Gunung Sindur, kemudian kita buat dewan komisarisnya Yayasan Taruna Bhayangkara," ujar Erthel dalam keterangannya, Senin 23 Desember 2024.


"Setelah melalui proses pertimbangan kemudian kita bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa, nanti operasionalnya mereka," imbuhnya.

Erthel mengatakan Polri akan berkoordinasi dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa yang mengoperasikan sekolah ini nantinya. Pada Juli tahun 2025 proses belajar-mengajar ditargetkan telah beroperasi.

Dia juga menjelaskan mengapa kemudian Polri tertarik pada jenjang pendidikan SMA.

"Kenapa kok polisi masuk ke SMA? Kita juga melihat polisi ini sosiokultural, sosiopolitiknya bagaimana bangsa yang begitulah polisinya, hampir sama kementerian lembaga lainnya juga begitu, karena sumber polisi dari masyarakat," katanya.

"Sehingga biar kami juga mendapat calon pemimpin Polri yang baik kami harus masuk nih ke sumbernya ini," tutur dia.

Erthel mengatakan kurikulum di SMA Taruna Kemala Bhayangkara ini akan menerapkan kurikulum IB. Dia menekankan nilai-nilai Kebhayangkaraan juga akan diajarkan nantinya.

"Nanti operasional Yayasan Kader Bangsa kita membuat SMA Kemala Taruna Bhayangkara ini dengan standar IB, International Baccalaureate, kemudian kami meminta tolong masukkan nilai-nilai kebhayangkaraan di SMA tersebut," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya